KESATU.CO – Dengan jumlah pelaku usaha Umkm yang potensial, pendapatan daerah bisa terjaga dengan adanya income yang tetap dan konsisten kepada para pelaku usaha tersebut.
Apalagi, setelah pandemi covid dihentikan, laju ekonomi masih belum senormal sebelumnya.
Apalagi, adanya hajat demokrasi pilpres yang sudah berjalan, dan satu hajat demokrasi besar lagi yakni pemilihan kepala daerah.
Ini memang bisa jadi momentum bila bisa mensiasati dari sisi usaha atau perdagangan.
Tentunya segmen bisnis kuliner tetap jadi primadona, terlebih di daerah perkotaan yang nota bene kebutuhan makan menjadi pilihan.
Jika berkaitan dengan konsumsi perut, maka semua orang bakal setuju apabila ayam goreng renyah dan krispi tetap jadi pilihan.
Apalagi bila mengetahui ilmu cara membuat ayam krispi yang renyah, maka sambutan pelaku umkm akan antusias mendapatkan pencerahan ilmu dan produk yang mendukungnya.
“Para ibu pelaku usaha yang hadir diundang oleh Kecamatan Cibiru cukup banyak juga. 50 orang pelaku usaha antusias mengikuti pelatihan membuat ayam krispi renyah ini,” ujar Erna Rassa, trainer dari Potensi Usaha Juara, Kamis (27/06/24).
Baca Juga: Perkokoh Stok Beras Nasional, Ini Jurus Terkini Bulog: Investasi di Kamboja, Nilainya?
“Saya ditemani bu Evie sebagai trainer 2 pelatihan ayam krispi ini dan putri saya yang hadir membantu. Dengan peserta sebanyak ini, perlu beberapa orang yang bisa membantu menangani pertanyaan, membimbing peserta dan memperhatikan apa yang mereka maui,” papar Erna.
Ia merasa bahagia, semangat para ibu-ibu pelaku usaha tetap bertahan. Apalagi sebelumnya dapat pengingat dan pencerahan perihal kang Pisman dari Kasi Ekbang Kec. Cibiru, Galuh perihal kebersihan dan tata cara mengelola sampah dilingkungan.
Erna menjelaskan bahwa pelaku umkm dimana pun berpotensi besar untuk menjaga kebersihan lingkungan. Seperti yang dikutip dari Galuh, Kasi Ekbang, bahwa sisa produksi membuat produk Umkm bila tidak dikelola dengan baik, lingkungan sekitar yang akan jadi “korbanya”.
“Bersyukur dengan pelatihan tadi. Masih ada peserta yang antusias mengikuti pelatihan berikutnya dan rencana untuk pelatihan ke depan, makan minum peserta akan ditangani oleh Kec. Cibiru melalui Kasi Ekbang. Semoga ini bisa jadi potensi peningkatan ekonomi di sekitar Cibiru ini,” pungkas Erna Rassa menutup pembicaraan.
