KESATU,CO – BANDUNG, Label sebagai raksasa dunia layak tersemat oleh industri otomotif asal Jepang, Toyota Motor Corporation.
Pasalnya, industri asal Negeri Shogun ini mengungguli pesaingnya asal Jerman, Volkswagen AG. Artinya, Toyota Motor Corporation tetap menduduki singgasana sebagai penguasa pasar global.
Apa buktinya?
Melansir berbagai sumber, pada akhir triwulan II 2024, secara grup, Toyota Motor Corporation sukses menjual 5,16 juta produknya ke berbagai negara.
Total volume penjualan itu termasuk produk-produk industri afiliasinya, yakni Lexus, Daihatsu Motor Company dan Hino Motors Limited (Ltd).
Volune penjualan itu terdiri atas 4,89 juta produk Toyota Motor Corporation dan Lexus. Sisanya, adalah produk Daihatsu Motor Company dan Hino Motors Ltd, masing-masing sebanyak 210.910 unit serta 59.273 unit.
Padahal, pencapaian gemilang Toyota Motor Corporation diwarnai terkontraksinya kinerja Daihatsu Motor Company dan Hino Motors Ltd, yakni 4,7 persen secara tahunan.
Lesunya pergerakan kinerja kedua anak usaha itu sebagai efek negatif terjadinya skandal kualitas produk yang mencuat beberapa waktu silam. Hal itu menyebabkan Daihatsu Motor Company sempat menghentikan aktivitas produksinya.
Bahkan, adanya skandal itu, Toyota Motor Corporation juga menyetop produksi sejumlah varian domestiknya selama enam bulan.
Bagaimana dengan Volkswagen AG?
Produsen otomotif Negeri Bavaria yang juga memproduksi super car bermerek Porsche ini, secara total, pada semester awal 2024 menjual 4,35 juta unit. Angka penjualan tersebut lebih sedikit daripada pencapaian periode sama 2023 yakni 4,37 juta unit
Berkilaunya kinerja penjualan Toyota Motor Corporation ditopang oleh gemilangnya pasar non-Jepang.
Di berbagai negara, utamanya Amerika Utara dan kawasan Eropa, volume penjualan terkonsolidasi yang ditorehkan Toyota Motor Corporation, secara tahunan, menggeliat 3,1 persen atau menjadi 4,34 juta unit.
Sayangnya, di China, Toyota Motor Corporation cukup kewalahan. Kinerja penjuananya terkoreksi 10,8 persen secara tahunan. (*)
