KESATU.CO – BANDUNG, Banyak cara yang diterapkan setiap korporasi untuk menggeliatkan performa dan kinerjanya. Antara lain, mrlalii skema merger.
Pola itu menjadi cara terkini yang dilakukan korporasi perbankan yang pertama kali aktif di Bandung pada dekade 1940-an, PT Bank OCBC NISP Tbk.
Berdasarkan putusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Agustus 2024, secara resmi, PT Bank OCBCNISP mengakuisisi Bank Commonwealth.
Seiring dengan penggabungan itu, kini, total aset PT Bank OCBC NISP Tbk semakin gemuk. Apabila acuannya pelaporan keuangan periode Desember 2023, gabungan nilai aset PT OCBC NISP Tbk dan Bank Commonwealth bernominal Rp265,78 triliun
Dalam keterangan resminya, Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur PT Bank OCBC NISP Tbk, menyatakan, setelah proses akuisisi tuntas, pihaknya tampil sebagai pemilik saham pengendali sekaligus menjadi korporasi induk Bank Commonwealth.
“Ini sebuah upaya strategis. Merger dengan Bank Commonwealth pun menandai era baru bagi kami untuk menjelma sebagai perbankan ternama di Indonesia,” tandas Parwati Surjaudaja.
Baca Juga: Asetnya Bertambah, BUMN Semakin Tajir Nih, Begini Penjelasan Erick Thohir
Melalui merger ini, lanjutnya, tidak hanya performa dan kinerja yang semakin bergeliat, tetapi juga pelayanan kepada para nasabah semakin prima, sekaligus memperluas jaringan pasar.
Sebagai contoh, tuturnya, penggabungan ini membentuk sebuah integrasi kuat nasabah ritel Bank Commonwealth. Otomatis, sahutnya, portofolio dan jaringan pasar semakin kuat. (*)
