KESATU.CO – BANDUNG, Banyak cara untuk merangkai masa depan yang lebih baik secara finansial. Antara lain, berinvestasi.
Jenis-jenis investasi pun beragam. Satu di antaranya yakni memanfaatkan Surat Berharga Negara (SBN) atau Sukuk Ritel.
Informasinya, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), kembali membuka peluang masyarakat untuk berinvestasi Sukuk Ritel Seri 021 atau SR021.
Kabarnya, Kemenkeu menunjuk beberapa perbankan untuk menawarkan investasi SR021. Di antaranya adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.
“Benar. Kami termasuk perbankan yang dipercaya pemerintah untuk menawarkan SR021 kepada para investor,” kata Widi Hartoto, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, dalam keterangannya.
Widi Hartoto menjelaskan, SR021 menawarkan kupon investasi maksimal 6,45 persen per tahun, lebih besar daripada seri terdahulu, SR020, yaitu maksimal 6,4 persen per tahun. Masa penawaran SR021, kata Widi Hartoto, yaitu 23 Agustus-18 September 2024.
Ada dua opsi bagi para investor apabila ingin memanfaatkan SR021 untuk berinvestasi. Opsi pertama, sebut Widi Hartoto, SR021T3 yang bertenor tiga tahun dan berkupon 6,35 persen per tahun.
Sedangkan opsi kedua, sahut Widi Hartoto, adalah SR021T5. Sukuk Ritel ini, terang Widi Hartoto, berjangka waktu lima tahun dan berkupon 6,45 persen per tahun.
Widi Hartoto menyatakan, SR021 merupakan instrumen investasi yang aman, mudah, dan menguntungkan. Pasalnya, tuturnya, cukup menganggarkan dana Rp1 juta, masyarakat bisa berinvestasi SR021.
Baca Juga: Raup Laba Jumbo, Aset BRI Semakin Menggunung, Nilainya Dekati Level Rp2.000 Triliun
Berinvestasi SR021 pun, lanjut Widi Hartoto, membuka peluang bagi para investor untuk memperoleh imbal hasil yang kompetitif dan risiko yang minimalis. Selain itu, katanya, juga mengacu pada prinsip keuangan syariah. (*)
