KESATU.CO – BANDUNG, Sebagai upaya transformasi demi tercapainya target pemerintah, yaitu merealisasikan agenda Net Zero Emission (NZE) 2060, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) terus berbenah dan berinovasi.
Upaya transformasi energi terbaru korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut yakni mengaktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Gas & Uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3.
Fasilitas dan infrastruktur ketenagalistrikan yang berlokasi di Semarang, Jateng, tersebut sanggup memproduksi energi listrik berkapasitas 779 Mega Watt (MW).
Hebatnya lagi, PT PLN (Persero) merupakan korporasi pionir yang memiliki PLTGU itu, di Indonesia, bahkan kawasan Asia Tenggara.
Mengutip akun Instagram resminya,, adalah anak usaha PT PLN (Persero) yang menjadi operator aktivasi PLTGU tersebut, yaitu PT PLN (Persero) Indonesia Power.
Baca Juga: Sektor Apa yang Jadi Penerima KUR Bank Mandiri Terbanyak? Pertanian Juaranya, Segini Nominalnya
Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN (Persero), mengklaim bahwa PLTGU itu tidak hanya menghasilkan daya listrik yang masif, tetapi juga lebih efisien bahan bakar secara signifikan, yakni 61 persen.
“Jadi, PLTGU ink adalah pembangkit listrik terefisien di Indonesia,” tandas Darmawan Prasodjo.
Dia berpendapat, aktivasi PLTGU itu juga menandakanproses transformasi dan transsisi energi berlangsung lancar dan terakselerasi.
Yang tidak kalah krusialnya, tegas Darmawan Prasodjo, PLTGU itu pun memperkuat sistem ketenagalistrikan, khususnya di Jateng. Termasuk, tambah dia, membuka ruang pemanfaatan Newable & Renewable Energy alias Energi Baru-Terbarukan (EBT) secRa lebih komprehensif. (*)
