KESATU.CO – BANDUNG, Kendala atau gangguan bisa terjadi kapan dan di mana saja serta dialami siapa pun. Seperti yang terjadi pada perjalanan rangkaian kereta Walahar (Purwakarta-Cikarang).
Informasinya, perjalanan Walahar mengalami gangguan. Penyebabnya, sebuah insiden dialami Commuter Line itu, yakni anjlok.
Insiden itu terjadi pada petak Purwakarta-Cibungur, tepatnya, Kilo Meter (KM) 96+5 pada 15 September 2024 pukul 11.49 WIB.
Manager Public Relation PT KCI, Leza Arlan, dalam insiden tersebut, gerbong kereta pembangkit KA 317 Ekonomi yang terdapat pada rangkaian paling akhir itu anjlok.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI). Tentu saja, hal itu menyebabkan sempat terhenti. Beruntung, tidak ada korban dalam insiden itu, baik penumpang maupun kru kereta.
Baca Juga: Walah, Bank Bangkrut Bertambah, yang Terbaru Berlokasi di Bogor, Jumlahnya Jadi Sebanyak Ini
“Para petugas bergerak cepat menangani insiden itu. Selain mengevakuasi gerbong yang anjlok, petugas pun mengecek kondisi jalur rel
Berdasarkan pengecekan, jalur aman. Karenanya,Walahar KA 317 melanjutkan perjalanan sampai Cibungur tanpa gerbong pembangkit.
Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero), Ayep Hanapi, menambahkan, bersama tim teknis PT KCI, pihaknya berupaya keras melakukan normalisasi jalur yang menjadi lokasi anjloknya Walahar KA 317 itu
Pada sisi lain, Ayep Hanapi dan Leza Arlan menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kekurangnyamanan akibat anjloknya Walahar KA 317. (*)
