KESATU.CO – BANDUNG, Perkeretaan tanah air, selama beberapa hati terakhir, menjadi perhatian sejumlah negara Asia Tenggara. Itu karena, Indonesia tampil sebagai host The Asian South East Asia Nations (ASEAN) Railway Chief Executive Officer (CEO) Conference alias ARCEO Conference 2024 di Bandung pada 2-5 September 2024.
Ada tujuh bos perkeretaan asal beberapa negara Asia Tenggara yang hadir. Satu di antaranya, delegasi asal Negeri Jiran, Malaysia, yaitu Kereta Api Tanah Melayu Berhad (KTMB) Malaysia.
Pada sela-sela agenda perkeretaan bergengsi se-ASEAN itu, delegasi KTMB Malaysia tidak hanya menjajal Kereta Cepat Bandung-Jakarta (KCJB) Whoosh dan menikmati perjalanan menggunakan Panoramic, tetapi juga mengunjungi PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Line Indonesia (KCI).
“Ada beberapa fasilitas Commuter Line yang kami perlihatkan dan perkenalkan kepada delegasi-delegasi KTMB Malaysia. Satu di antaranya, Stasiun BNI City,” kata Vice President Corporate Secretary PT KCI, Joni Martinus.
Selain Stasiun BNI City, lanjut mantan Vice President Public Relation PT KAI (Persero) ini, pihaknya pun menjelaskan pengembangan stasiun itu menjadi The Smart Station.
“Kami memamerkan maket pengembangan Stasiun BNI City menjadi Smart Station kepada para delegasi KTMB Malaysia,” papar Joni Martinus.
Setelah memperoleh penjelasan dan melihay-lihat Stasiun BNI City, lanjut Joni Martinus, para delegasi KTMB Malaysia bergerak menuju Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggunakan Commuter Line Basoetta.
Baca Juga: Tegas! Demi Minimalisir Kecelakaan, KAI Suntik Mati Puluhan Perlintasan Sebidang Liar
Dalam agenda konferensi itu, mantan Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung ini melanjutkan, pihaknya pun memperkenalkan inovasi lainnya berbasis teknologi digital, Kartu Multi Trip (KMT) edisi spesial ARCEO Conference 2024, sebagai sistem pembayaran tiket yang terintegrasi dengan moda-transportasi lainnya.
Demi kesuksesan ARCEO Conference 2024, Joni Martinus menambahkan, pihaknya juga turut pro-aktif menyosialisasikan ajang itu pada rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line
Para sisi lain,Joni Martinus berbicara tentang perkembangan volume penumpang Commuter Line.
Selama periode Agustus 2024, sebut dia, sebanyak 28.209.145 orang penumpang terlayani oleh Commuter Line Jakarta Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).atau 976.117 orang per hari.
“Sedangkan volume penumpang Commuter Line Basoetta selama. Agustus tahun ini sebanyak 193.737 orang,” pungkas Joni Martinus. (*)
