KESATU.CO – BANDUNG, Publik Bandung Raya, pada 18 September 2024 pagi, sekitar pukul 09.40 WIB dikejutkan oleh terjadinya sebuah guncangan yang cukup kuat.
Ternyata, guncangan itu adalah gempa berkekuatan 5.0 Skala Richter (SR). Ttitik gempa pada 7.19 derajatLintang Selatan (LS) -107 derajat Bujur Timur, tepatnya 24 kilo meter arah tenggara Kabupaten Bandung.
Sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor transportasi umum, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung bergerak cepat merespon tentang ada tidaknya dampak gempa tersebut.
“Demi keamanan dan keselamatan, kami menerapkan pola Berhenti Luar Biasa (BLB),” tandas Ayep Hanapi, Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI Daop 2 Bandung.
Ayep Hanapi mengungkapkan, ada 11 rangkaian kereta yang mengalami BLB berkenaan dengan gempa Kabupaten Bandung tersebut.
Selain BLB, ujar mantan Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon ini, pihaknya pun langsung mengecek seluruh fasilitas, termasuk infrastruktur jalan dan jembatan.
Baca Juga: Efek Gempa Kabupaten Bandung, KCIC Batalkan Belasan Perjalanan Whoosh
Berdasarkan pengecekan, Ayep Hanapi menyatakan, seluruh fasilitas dan infrastruktur jalan serta jembatan dalam kondisi aman.
“Alhamdulillah, tidak ada kerusakan akibat gempa, baik fasilitas maupun infrastruktur jalan dan jembatan. Ini berarti, perjalanan kereta bisa berlanjut,” paparnya.
Pada sisi lain, Ayep Hanapi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas penerapan BLB.
Daftar rangkaian kereta yang mengalami BLB pasca gempa Kabupaten Bandung
1. Kereta Feeder PLB 7321 di Stasiun Bandung
2. Commuter Line Bandung Raya (KA 352) di Stasiun Ciroyom
3. Kereta Feeder PLB 7320 di Stasiun Cimahi
4. Commuter Line Bandung Raya (KA 342) di Stasiun Padalarang
5. Argo Parahyangan (KA 52) (KA Argo Parahyangan) di Stasiun Maswati
6. Kereta Barang Dinas (KA D2/11047) di Stasiun Cilame
7. Cikuray (KA 267) di Stasiun Maswati
8. KA 363 (CL Bandung Raya) di Stasiun Cicalengka9. Commuter Line Bandung Raya (KA 380) di Stasiun Rancaekek
10. Papandayan (KA 7048) di Stasiun Kiaracondong.
11. Commuter Line Garut (KA 386) di Stasiun Pasir Jengkol. (*)
