KESATU.CO – BANDUNG, Banyak hal yang berkatagori aspek krusial bagi beragam aktivitas, yang bisa menunjang sektor perekonomian. Di antaranya, pemenuhan kebutuhan energi listrik.
Karena itu, status sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi dasar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ( Persero) untuk terus memperbesar rasio elektrifikasi di seluruh wilayah tanah air, tidak terkecuali Jabar.
Bukti terbaru, ribuan masyarakat pra-sejahtera di Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, kini, bisa menikmati pasokan listrik.
Hal positif itu dirasakan mereka setelah PT PLN (Persero) terus melanjutkan satu bentuk misi sosialnya, yakni penyambungan listrik gratis.
“Ada sebanyak 1.435 orang masyarakat pra-sejahtera Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi yang memperoleh penyambungan listrik gratis,” tandas Susiana Mutia, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jabar.
Susiana Mutia mengungkapkan program bernuansa sosial tersebut berlangsung serentak di tanah air.
Aksi sosial korporasi Merah Putih sektor ketenagalistrikan berbalut program Light up the Dream itu, ujar Susi, sapaan akrab wanita berhijab itu, terinspirasi oleh Hari Pahlawan, yang menunjukkan berapa luar biasanya perjuangan para pahlawan nasional kala melawan invasi Belanda dan beberapa negara lainnya di Indonesia.
Baca Juga: Ditutup KAI dan Kememhub, Perlintasan Sebidang Ciroyom Tinggal Kenangan
Susiana Mutia mengungkapkan, penyambungan listrik gratis itu bersumber pada hasil penggalangan dana donasi seluruh jajarannya.
Seiring dengan aktivitas itu, lanjut dia, ini berarti, secara total, dalam program Light up the Dream, pihaknya melakukan penyambungan listrik kepada .3.134 pelanggan.
Selama 2023-Aguatus 2024, berkat program Light up the Dream, penerima penyambungan listrik gratis bertambah sangat signifikan. ” “Persentasenya, sekitar 80 persen,” kata Susiana Mutia.
Program tersebut, sahut Susiana Mutia membuktikan bahwa pihaknya sangat serius dan berkomitmen kuat untuk merealisasikan visi dan misi negara, yakni tercapainya energi berkeadilan melalui berbagai kemudahan memperoleh akses listrik, khususnya, masyarakat prasejahtera.
Susiana Mutia menyatakan harapannya bahwa , aksi sosial ini terus berlanjut agar jumlah masyarakat yang memperoleh dan menikmati listrik sehingga berbagai aktivitasnya lebih tertunjang. semakin banyak.
