KESATU.CO – BANDUNG, Pembaruan dan penyempurnaan pelayanan merupakan upaya krusial setiap korporasi, terutama yang berpredikat public service, seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero).
Memasuki periode 2025, demi kesempurnaan dan efektivitas serta efisiensi pelayanan, PT KAI (Persero) memberlakukan sistem pemesanan dan pembelian tiket.
Executive Vice President (EVP) PT KAI (Persero) (Daop) 2 Bandung, Dicky Eka Priandana, mengemukakan, mulai 1 Januari 2025, pihaknya menerapkan dan memberlakukan sistem digitalisasi dalam hal pembelian serta pemesanan tiket pada beberapa stasiun.
” Seiring dengan penerapan digitalisasi pola go show atau pemesanan dan pembelian tiket kereta jarak jauh secara langsung pada beberapa stasiun tidak berlaku,” tandas Dicky Eka Priandana.
Tidak berlakunya pemesanan dan pembelian tiket kereta jarak jauh secara go show tersebut, kata Dicky Eka Priandana, yakni di Stasiun Cipendeuy, Cibatu, dan Leles.
Begitu juga Stasiun Cipeuyeum, Ciranjang, Cireungas, Lampegan, dan Gandasoli. Stasiun-stasiun itu, tuturnya, tidak lagi melayani pembelian tiket secara go show untuk kereta lokal, Siliwangi.
Baca Juga: Hadiri HAB ke 79, Pj Wali Kota Banggakan Hal Ini
Meski demikian, masyarakat yang hendak bepergian menggunakan Siliwangi, sahut Dicky Eka Priandana, bisa membeli tiket kereta itu melalui Loket Box pada stasiun-stasiun tersebut atau memanfaatkan Access by KAI, website resmi www.kai.id, dan berbagai channel eksternal lainnya.
Bicaraa soal masa Angkutan Natal-Tahun Baru (Nataru) 2024-2025, Dicky Eka Priandana mengatakan, ada beberapa titik destinasi favorit bagi masyarakat.
Selama 15 hari masa Angkutan Nataru 2024-2025 atau 2 Januari 2025, beber Dicky Eka Priandana, menyebutkan beberapa kota yang menjadi destinasi favorit.
Yakni, ucapnya, Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Solo, Purwokerto, Semarang, Kutoarjo, Malang, dan Surabaya.
Namun, tambahnya, di antara kota-kota itu, imbuhnya, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Surabaya merupakan destinasi paling favorit.
Pada periode 19 Desember 2024-2 Januari 2025, ungkap Dicky Eka Priandana, sebanyak 278.277 orang penumpang berangkat dari wilayah kerjanya menuju ketiga kota tersebut. (win)
