KESATUCO – Ponpes Dzikir Al-Fath melepas Tim Ustadz Garis Depan (UGD) ke Pulau Buru, Maluku. Pelepasan yang dibarengi dengan Seminar Ustadz Garis Depan (UGD) dan Dai 3T di Aula Syekh Quro, Pondok Pesantren Modern Dzikir Al-Fath.
Dalam kesempatan tersebut, PJ Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menekankan pentingnya organisasi yang sehat, yang ditandai dengan pemberdayaan anggota dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, seminar dan kegiatan UGD kali ini merupakan wujud nyata dari upaya pengembangan ilmu melalui pendekatan learning by doing.
Baca Juga: PP Siap Kawal Kebijakan Pemerintahan Baru
“Saya menilai kedua kegiatan ini, baik seminar maupun UGD 5, adalah bentuk ikhtiar organisasi untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku anggotanya. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi harus menjadi titik tolak penguatan tekad pengabdian,” ujarnya
Kegiatan pelepasan Tim UGD 5 ini menjadi langkah strategis Ponpes Modern Dzikir Al-Fath dalam memberdayakan sumber daya manusia untuk berkontribusi nyata di masyarakat.
Tim UGD 5 akan bertugas sebagai relawan kemanusiaan di Pulau Buru, Maluku.
Baca Juga: Pasca Ditetapkan Jadi Pemimpin Kota Sukabumi, Ayep-Bobby Janji Tancap Gas
“Mereka akan mengedukasi, melayani, dan memberikan pendampingan terkait kebencanaan, baik kepada masyarakat maupun aparat setempat,” ucapnya
Atas dasar itu pula, dirinya mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan oleh Ponpes Modern Dzikir Al-Fath.
“Sebagai pribadi dan atas nama pemerintah Kota Sukabumi, saya sangat mengapresiasi inisiatif ini. Memberangkatkan tim untuk menjadi relawan di luar daerah menunjukkan profesionalisme dan kompetensi sumber daya kita,” ungkapnya
Baca Juga: Kuasai Pasar Otomotif Nasional, Toyota Jadi Brand Terlaris Selama 2024
Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi dan perbaikan dari pengalaman UGD sebelumnya untuk meningkatkan kualitas setiap tim yang diberangkatkan.
Dengan ini, diharapkan misi kemanusiaan dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak yang lebih luas.
Lebih lanjut, ia berpesan kepada Tim UGD 5 untuk menjaga nama baik Kota Sukabumi selama bertugas.
Baca Juga: Kuasai Pasar Otomotif Nasional, Toyota Jadi Brand Terlaris Selama 2024
“Bawalah pengalaman dan ilmu yang implementatif, serta kembalilah dengan oleh-oleh berupa wawasan yang bisa kita kaji dan tiru di Sukabumi,” pungkasnya.
