KESATU.CO – Pernahkah kamu membayangkan sepatu yang kamu pakai sehari-hari bisa mengubah hidupmu? Itulah yang dialami Aprill Soeharto, seorang wanita kreatif asal Malang, Jawa Timur.
Dari sebuah pengalaman pahit saat SMP, ia berhasil mengubah cemoohan menjadi inspirasi untuk mendirikan Arta Louwee, sebuah brand sepatu lokal yang kini mendunia. Keberhasilan Arta Louwee juga didukung penuh oleh program akselerasi bisnis BRI yang meningkatkan eksposur produk UMKM Indonesia untuk menembus pasar global.
Arta Louwee hadir dengan keunikan tersendiri di industri sepatu. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan untuk menyesuaikan desain sepatu dengan bentuk kaki pelanggan, membuat setiap produknya terasa seperti dibuat khusus untuk pemakainya.
Baca Juga: Bupati Purwakarta Terpilih Om Zein Sampaikan Komitmen Dukung Inpres Efisiensi APBD
Penggunaan bahan berkualitas tinggi dan proses produksi yang teliti juga menjadi faktor pembeda yang membuat Arta Louwee menonjol di antara brand sepatu lainnya.
Kualitas produk Arta Louwee telah diakui secara global. Sepatu-sepatu custom dengan desain unik dan kenyamanan maksimal ini kini telah dipesan oleh pelanggan dari berbagai negara, mulai dari Singapura, Malaysia, Vietnam, Hongkong, Arab Saudi, Turki, Oman, hingga Amerika Serikat.
Di balik kesuksesan brand-nya, Aprill menyimpan filosofi mendalam yang tercermin dalam nama Arta Louwee. Dalam bahasa Jawa, nama ini dibaca ‘arta luwih’ yang berarti ‘harta lebih’.
Baca Juga: Jadi Simbol Kekayaan Bangsawan Inggris, Kini Nanas Jadi Primadona Subang
Makna ini mencerminkan komitmen brand dalam memberdayakan tenaga kerja lokal dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Kami juga berharap, masyarakat bisa membelanjakan harta lebihnya untuk produk-produk UMKM lokal yang tak kalah saing dengan produk luar,” tutur Aprill.
Namun, perjalanan menuju kesuksesan tidaklah mudah. Sebelum berhasil mengantongi omzet hingga Rp90 juta per bulan seperti sekarang, Aprill harus menghadapi berbagai tantangan dan kegagalan.
Baca Juga: Umrah Makin Mudah! BRI dan Garuda Indonesia Hadirkan Promo Menarik di GUTF 2025
“Dulu ilmu marketing saya masih minim. Saya asal saja upload foto sesering mungkin di Instagram, bahkan hingga 30 postingan, agar bisa menjangkau pasar lebih luas. Namun, rupanya, teknik itu tidak tepat,” ungkapnya.
Menyadari pentingnya strategi pemasaran yang lebih terarah, Aprill memutuskan untuk aktif mengikuti program Pengusaha Muda BRILiaN (PMB), sebuah program intensif dari BRI.
Di sana, kata April, peserta mendapatkan pendampingan dengan kurikulum terintegrasi dan penyelesaian tugas sesuai bidang usaha.
“PMB secara konsisten memberikan pendampingan hingga peserta mempraktikkan hasil pelatihan. Misalkan ada proses yang kurang tepat atau hasilnya yang tidak sesuai, hal ini akan digali bersama dengan mentor,” jelasnya.
Direktur Commercial, Small & Medium Business BRI, Amam Sukriyanto, menegaskan bahwa PMB merupakan bukti nyata keberpihakan BRI terhadap UMKM di Indonesia
“BRI berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapabilitas dan daya saing pengusaha muda agar dapat naik kelas dan memperluas pasar hingga ke skala global. Kami berharap para peserta PMB dapat menjadi lokomotif perubahan yang menginspirasi lebih banyak pengusaha muda di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Raup Laba Jumbo Bernilai Rp55 Triliun, Bank Mandiri Makin Kaya Raya
Komitmen BRI dalam mendukung UMKM semakin diperkuat dengan kesuksesan penyelenggaraan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 di ICE BSD City.
Acara ini mencatatkan prestasi membanggakan dengan lebih dari 69 ribu pengunjung, transaksi lebih dari Rp40 miliar, dan realisasi kontrak ekspor mencapai USD 90,6 juta atau sekitar Rp1,5 triliun.
Arta Louwee sendiri menjadi salah satu dari 1.000 UMKM terpilih yang berkesempatan unjuk gigi di gelaran bergengsi tersebut.***
