KESATU.CO – BANDUNG, Sebuah korporasi berstatus perusahaan terbuka (tbk) membuka kesempatan dan peluang bagi berbagai kalangan tampil sebagai pemilik saham. Bahkan, tidak sedikit saham perusahaan terbuka dimiliki jajaran direksinya.
Sangat mungkin, kepemilikan saham sebuah korporasi oleh sejumlah direksinya juga terjadi pada tubuh PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb.
Kabar terbaru, dua direksi bank bjb, Rio Lanasier selaku Direktur Information & Technology dan Transaction Banking bank bjb, dan Nancy Adityasari yang berposisi sebagai Direktur Komersial dan Usaha Mikro -Kecil-Menengah (UMKM) bank bjb, memborong saham perbankan berkode emiten BJBR itu.
Informasinya, pembelian oleh keduanya itu berlangsung pada 10, 12, dan 13 Februari 2025? Secara otomatis, pembelian itu menambah porsi kepemilikan saham kedua direksi perbankan berlabel Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.
Dalam keterangannya, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Ayi Subarna, mengiyakan pembelian saham BJBR oleh Rio Lanasier dan Nancy Adityasari.
Pria berpostur tubuh jangkung ini mengatakan, Rio Lanasier membeli sebanyak 40 ribu lembar saham berharga jual Rp910 per lembar saham dan Rp905 per lembar saham.
Baca Juga: Ini Biang Kerok yang Kandaskan Rencana Kolaborasi Honda-Nissan: Pembahasan Mandek, Soal Apa ya?
Pada 6-7 Februari 2025, tutur dia, sang direksi bank bjb itu membeli sebanyak 30 ribu lembar saham bank bjb berharga Rp915 per lembar saham.
Pembelian tersebut, jelas Ayi Subarna, membuat Rio Lanasier, secara total, memiliki 1,55 juta lembar saham bank bjb atau setara 0,0148 persen, lebih banyak daripada sebelumnya, yaitu 1,51 juta lembar saham.
Pembelian saham oleh Nancy Adityasari, lanjut Ayi Subarna, berjumlah 62 ribu lembar saham. Harga pembeliannya,, sebut dia, yakni Rp915 per lembar saham.
Seiring dengan pembelian tersebut, ungkap Ayi Subarna, kini, secara keseluruhan, Nancy Adityasari memiliki 1,03 juta lembar saham atau setara dengan 0,0098 persen.
Jumlah saham yang dimiliki Nancy Adityasari tersebut lebih banyak daripada sebelumnya, yakni sekitar 976.859 lembar saham atau 0,0092 persen.
Lalu, apa tujuan pembelian saham itu?
Ayi Subarna menjelaskan, pembelian saham oleh Nancy Adityasari dan Rio Lanasier adalah investasi melalui instrumen saham bank bjb, yang pada 14 Februari 2025 berharga jual Rp915 per lembar saham. (win)
