KESATU.CO – BANDUNG, Bagi korporasi public service, terutama yang berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) , kesempurnaan dan optimalisasi pelayanan merupakan keniscayaan.
Dasar dan prinsip itu pula yang terus diusung dan dikembangkan anak usaha PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), yakni PT KAI (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI).
Bagaimana caranya?
Demi kesempurnaan pelayanan sekaligus pemenuhan kebutuhan transportasi publik, khususnya wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek), Joni Martinus, Vice President Corporate Secretary PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Commuter Line Indonesia (KCI), mengungkapkan, pihaknya melakukan regenerasi Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodebek.
“Kami berencana meregenerasi KRL Jabodebek. Kami memesan sebanyak 29 trainset. Setiap trainset terdiri atas 12 kereta,” tandas Joni Martinus, belum lama ini.
Mantan Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung ini meneruskan, proses regenerasi KRL Jabodebek berlangsung secara bertahap hingga 2027.
Sebanyak 11 trainset, tuturnya, pihaknya pesan kepada China. Lalu, lanjutnya, sebanyak 16 trainset pihaknya pesan kepada PT Industri Nasional Kereta Api (INKA). Dua berikutnya, sambungnya, pemesanannya kepada pihak lain.
Kerja sama dengan Negeri The Great Wall itu, imbuhnya, tidak hanya pemesanan KRL. Jabodebek. Akan tetapi, kata Joni Martinus, juga disertai transfer knowledge.
Baca Juga: Bagaimana Cara Telkom University Tangani Persoalan Sampah, Begini Triknya
Khusus pemesanan trainset kepada China, ucap Joni Martinus, pihaknya memprediksi, paling cepat tuntas pada Juli 2025. “Paling lama, perkiraannya akhir 2025,” tukasnya.
Melalui regenerasi KRL itu, sahutnya, pihaknya membuktikan komitmennya untuk lebih menyempurnakan pelayanan sekaligus memenuhi kebutuhan transportasi publik di wilayah Jabodebek secara lebih prima dan optimal.
Terlebih, ujar dia, KRL Jabodebek merupakan fasilitas transportasi yang favorit. Terbukti, tambahnya, secara rata-rata, volume penumpang KRL Jabodebek sekitar 1 juta orang per hari.
Bicara soal investasi regenerasi KRL Jabodebek, Joni Martinus mengatakan, nilainya memang jumbo. Sumber pendanaan, ujar Joni Martinus, yakni Penyertaan Modal Negara (PMN).
Namun, mantan Vice President Public Relations PT KAI (Persero) tersebut berkeberatan membocorkan berapa nominal investasinya. (win)
