KESATU.CO – dr.Dedi Sasongko, dr hewan Bandung Zoo menuturkan perihal kelahiran anak orang Utan yang sudah menginjak usia 71 harian,”Alhamdulilah, Bandung Zoo berbahagia akhir-akhir ini karena ada kelahiran anak orang utan Kalimantan. Pertama, indukan Pehong dan Sakila. Indukan Jantan Pehong ini berusia 26 tahun, sedang Sakina, usianya 6 tahun. Ini kelahiran pertama dan kelahirannya normal. Lahirnya pada 13 Desember 2024, jadi sekarang usianya adalah 71 hari”
“Kita observasi selama 24 jam, induk tidak merespon dan menyusui anaknya kemudian kita ambil Tindakan untuk memberi susu pada bayi orang utan itu,” ulas dr.Dedi.
Berat badan lahir anak orang utan itu 1.5 kg dan saat sekarang ini beratnya jadi 3.6 kg. Jadi, pertambahan berat badan tubuhnya adalah sebesar 200 gram dan itu termasuk berat badan yang sehat,” ujar dr Dedi.
Ia menyampaikan bahwa saat ini, anak orang utan tersebut belum memiliki nama karena menunggu penamaan dari pihak managemen Bandung Zoo.
Mengenai perawatan pada bayi orang utan itu, selama ini diberi susu dahulu kurang lebih memakan waktu 1-2 tahunan dengan tim perawat yang bergantian yang ada di Bandung Zoo ini.
“Tim dokter di Bandung Zoo ini lengkap untuk memantau pertumbuhan anak orang utan itu dan memang orang utan itu akan bounding dengan orang-orang yang sering memberikan susunya,” terang dr.Dedi saat ditanyakan perihal apakah orang utan tersebut akan bergantung pada salah seorang pengurusnya.
dr.Dedi menerangkan perihal jumlah orang utan yang ada di Bandung Zoo. Menurutnya, total orang utan yang ada di Bandung Zoo ini ada 6 ekor yang terdiri dari 4 jantan, 2 betina.
Baca Juga: Investasi Emas Makin Mudah, Transaksi BRImo Tembus Rp279,8 Miliar“Perihal susu yang diberikan kepada anak orang utan itu sudah diformulasi oleh tim klinik kita, memang khusus melalui observasi terlebih dahulu dan apabila salah memberikan susu, dampaknya pada si anak orang utan akan terjadi diare atau konstipasi dan perihal pemberian makanan alaminya akan diberikan setelah waktu berjalan 6 bulan atau 1 tahunan,” pungkas dr.Dedi menutup pembicaraan.
Orang Utan
Kelahiran orangutan di habitat aslinya merupakan indikator positif bagi upaya konservasi dan pelestarian spesies ini. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, tidak terdapat laporan spesifik mengenai kelahiran orangutan Kalimantan dalam 71 hari terakhir. Meskipun demikian, beberapa kelahiran sebelumnya memberikan gambaran tentang dinamika populasi orangutan di Kalimantan.
