KESATUCO – Pj Sekda Kota Sukabumi Hasan Asari bersama sejumlah pegawai Pemda setempat berkumpul di Gedung Juang 45.
Mereka berkumpul untuk bersama-sama membersihkan sejumlah tempat di Kota Sukabumi. Hal itu seperti Lapang Merdeka ataupun sejumlah ruas jalan di sekitarnya.
Pj Sekda Kota Sukabumi Hasan Asari mengatakan, kegiatan bebersih ini merupakan upaya untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Baca Juga: Raperda Insentif dan Kemudahan Investasi Sedang Digodok, Begini Kata DPRD Kabupaten Sukabumi
Terutama dalam menjaga lingkungan dari sampah-sampah yang dibuang sembarangan.
“Selain memperingati Hari Peduli Sampah, kita pun mencoba mendorong kepedulian bagi seluruh individu masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, setiap individu setiap harinya menghasilkan sampah. Baik sampaik kecil ataupun besar.
Baca Juga: Akibat Hujan Lebat, Tembok Rumah Warga Sukakarya Roboh
Di momen inilah, dirinya mengingatkan dan mengedukasi masyarakat agar peduli dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Termasuk mengedukasi masyarakat cara memilah sampah yang benar,” ucapnya.
Dirinya berharap, kesadaran masyarakat terkait sampah. Terutama dari sisi pengelolaannya, dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai.
Baca Juga: Ketua Dewan Digadang-Gadang Pimpin IPSI, Begini Responnya
Semisal sampah rumah tangga bisa didaur ulang menjadi produk lagi, dan sampah sisa makanan bisa diolah menjadi pupuk.
Intinya, peringatan hari ini mencoba melakukan refleksi kegiatan penanganan persampahan. Sebab, hingga hari ini masih banyak ditemukan keluhan masyarakat tentang sampah,” ungkapnya
Kepala DLH Kota Sukabumi Asep Irawan mengatakan, momen ini dalam memfokuskan pengelolaan sampah yang ada di masyarakat.
Pada saat ini pembuangan sampah dari masyarakat ke TPA cukup tinggi sekitar 73 persen.
Baca Juga: Sukabumi Semakin Diminati Wisatawan Luar, Ternyata Ini Penyebabnya
“Diharapkan pembuangan sampah ke TPA berkurang dan pemilahan baru 28 persen. Jadi kewajiban semua tidak hanya pemda untuk bahu membahu dapam pengurangan sampah dari kelurahan, kecamatan dan pelaku usaha, pendidikan serta perdagangan,” pungkasnya.
