KESATU.CO – Desa Wunut di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berhasil meningkatkan kesejahteraan warganya melalui pengelolaan wisata air Umbul Pelem.
Salah satu peserta program Desa BRILiaN dari BRI pada tahun 2023 ini mencatatkan omset Rp6 miliar pada tahun 2024 dan membagikan THR sebesar Rp200.000 per jiwa kepada seluruh warganya serta menyediakan jaminan sosial dari hasil pengelolaan potensi sumber mata air.
Menurut Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistya Setiawan, pembangunan Umbul Pelem sudah dimulai sejak tahun 2016 dengan memanfaatkan dana desa.
Baca Juga: Ini Alasan Berubahnya Harga Tiket Masuk Tempat Wisata di Sukabumi
“Dulu di daerah tersebut hanya ada hamparan air. Lalu setelah dana desa, kita mulai berpikir untuk merancang mau digunakan untuk apa. Kalau desa yang lain kan ada yang membuat jalan dan sebagainya. Tapi kami memilih fokus membangun wisata air Umbul Pelem itu,” terang Iwan.
Desa dengan luas 110,5 hektar ini memiliki potensi sumber mata air yang luar biasa, yang kemudian dimanfaatkan untuk membangun wisata air Umbul Pelem. Pengelolaan wisata ini berada di bawah BUMDes Sumberkamulyan yang didirikan pada tahun 2023.
Baca Juga: Begini Trik Diskominfo Sukabumi Menangkal Hoaks
Ketua BUMDes Sumberkamulyan, Sariyanto atau Ari, menjelaskan bahwa Umbul Pelem merupakan satu-satunya unit usaha yang dikelola hingga sekarang.
“Karena potensi desa kami ini yang terbesar adalah mata air, jadi yang dikembangkan di sisi wisata air. Jadi kami fokus di situ. Kalau sisi peternakan, kami masih merintis dan mencoba untuk ketahanan pangan. Karena prinsip BUMDes kami fokus satu per satu, jadi kami memang ingin menyempurnakan yang ada dulu baru kemudian membuat terobosan baru,” ungkap Ari.
Baca Juga: Kunjungi Sukabumi, Ahmad Zabadi Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Desa Wunut merupakan salah satu peserta Program Desa BRILiaN BRI 2023, sebuah program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul berbasis SDG’s.
“Semua program Desa BRILiaN itu sangat baik dan mengedukasi. Manfaatnya tetap dirasakan hingga saat ini oleh pengurus Desa, terutama dalam hal membangun dan menata ekonomi desa,” jelas Ari.
Baca Juga: Gotong Royong, Bupati Purwakarta Om Zein Perbaiki Rumah Loper Koran Hampir Roboh
Kolaborasi dengan BRI juga terus berlanjut dalam mendorong kemajuan pariwisata di Desa Wunut. BRI memberikan bantuan berupa branding loket tiket Umbul Pelem, termasuk fasilitas pembayaran seperti mesin EDC dan QRIS.
“Selain itu, jika nanti kolam renang syari Umbul Gedhe ini sudah mulai beroperasi, rencananya penghasilan dari kolam tersebut akan kami sisihkan 30% untuk tabungan masyarakat, di mana kami menggunakan rekening BRI. Karena saya melihat ada banyak potensi desa yang bisa kami kembangkan,” tambah Iwan.
Jaminan Sosial dan Bagi-bagi THR
Desa Wunut menjadi viral karena membagikan THR kepada warganya. Menurut Iwan, hal ini sudah menjadi tradisi sejak tahun 2023.
Dana untuk program tersebut berasal dari penghasilan objek wisata Umbul Pelem yang mencatatkan omset sebesar Rp6 miliar pada tahun 2024. Besaran THR yang diberikan adalah Rp200.000 per jiwa.
Baca Juga: Minyak Telon Lokal Yogyakarta Siap Mendunia, Bukti Nyata UMKM Binaan BRI Mampu Go Global!
Selain membagikan THR, Desa Wunut juga mendaftarkan warganya dalam program jaminan sosial. Tujuannya agar pemerintah desa dapat hadir untuk warganya, baik ketika ada yang sakit, meninggal, maupun di momen suka cita seperti Idulfitri.
Pada awalnya, pengurus desa hanya mendaftarkan perangkat desa, BPD, dan ketua RT/RW ke program BPJS Ketenagakerjaan untuk JKN dan JHT di tahun 2018. Seiring bertambahnya pendapatan usaha, pada 2020 pihak desa mendaftarkan semua kepala keluarga di program BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Ayep Zaki Gaungkan Masyarakat Sehat, Ini Langkah Konkretnya.
“Tahun 2021 kami mulai daftarkan juga semua pekerja perempuan untuk BPJS Ketenagakerjaan. Nah, tahun 2022 warga kami yang belum punya BPJS Kesehatan, kami daftarkan juga. Karena perlindungan diri sudah tercapai, akhirnya di tahun 2023 kami mulai memberikan bantuan tunai langsung berupa THR itu di momen Ramadan,” imbuh Iwan.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, mengungkapkan bahwa program Desa BRILiaN telah dilaksanakan sejak tahun 2020. Hingga akhir 2024, Program Desa BRILiaN telah diikuti 4.327 desa yang aktif berpartisipasi.
Baca Juga: Terungkap! Ini Rahasia BRI Borong 2 Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A
“Desa BRILiaN merupakan Program pemberdayaan desa yang bertujuan untuk menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s),” pungkas Hendy.***
