KESATUCO – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali memberikan pesan terhadap jajaran kepolisian di daerah. Terutama di momen Hari Bhayangkara ini.
“Hari Bhayangkara ini bukanlah seremonial saja, namun momentum untuk memperkuat kolaborasi demi terwujudnya Sukabumi yang aman dan sejahtera,” ujarnya, Selasa, 1 Juli 2025.
Bahkan tak hanya itu saja, perayaan ini pun menjadi ajang untuk memperkuat sinergi. Terutama antara Polri, pemerintah, dan elemen masyarakat.
Baca Juga: Dalam Hari Bhayangkara, Kapolres Sukabumi Tegaskan Komitmen Polri
“Jadi bukan hanya sekadar peringatan, namun harus menjadi ajang memperkuat sinergitas,” ucapnya.
Di sisi lain, dirinya pun mengapresiasi hal-hal yang dilakukan Polres Sukabumi. Terutama dengan aksi sosialnnya.
“Seperti dalam kegiatan hari ini, terdapat berbagai kegaitan bakti social. Hal itu seperti donor darah, dan lainnya,” ucapnya.
Baca Juga: Di Hadapan Masyarakat Cikundul, Wali Kota Sukabui Bicara Kehebatan Wakaf Uang
Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Samian menegaskan komitmen Polri mendukung penuh program pemerintah, termasuk melalui program Asta Cita.
“Polri bertekad terus berbenah dan menjadi lembaga yang terbuka terhadap kritik. Kapolri juga menegaskan bahwa slogan tersebut bukan sekadar ucapan, melainkan semangat nyata pengabdian,” ujarnya dalam Hari Bhayangkara ke-79 di Alun-Alun Palabuhanratu, Selasa 1 Juli 2025
Polri juga mendukung kemandirian pangan nasional dengan menargetkan penanaman jagung seluas 1 juta hektare di tahun 2025. Saat ini, lebih dari 445 ribu hektare lahan siap tanam telah disiapkan, dan 922 ribu hektare lahan kehutanan sosial dalam tahap verifikasi.
Baca Juga: Di Momen HUT Bhayankara, Begini Tanggapan Ayep Zaki Terhadap Kinerja Polri
“Program ini digerakkan melalui pemberdayaan lebih dari 136 ribu kelompok tani yang telah menghasilkan panen raya mencapai 1,78 hingga 2,54 juta ton pada kuartal II 2025,” ucapnya
Tak hanya itu, Polri kini juga membuka ruang bagi kelompok disabilitas dan perempuan untuk bergabung dan menduduki jabatan strategis. Perekrutan bintara khusus bidang pertanian juga telah dimulai sejak akhir 2024 guna mendukung edukasi pertanian nasional.
Menurutnya, Kapolri menegaskan bahwa Polri terbuka terhadap kritik masyarakat demi pembenahan institusi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat oknum yang menyimpang.
“Kami tidak mentoleransi pelanggaran. Kami terus berbenah dan berkomitmen menjadi Polri yang dicintai rakyat. Ingatkan kami, tegur kami, dan beri masukan untuk Polri yang lebih baik,” pungkasnya
