KESATU.CO – AgenBRILink di Grobogan menjadi bukti nyata bagaimana layanan keuangan dari BRI mampu menjangkau hingga petani di desa-desa. M. Aris Yuliyanto, pemilik SDM Mart, sukses membuka tiga cabang AgenBRILink yang tidak hanya mendorong perekonomian lokal, tetapi juga membantu petani mendapatkan akses layanan keuangan formal dengan mudah.
Berlokasi di Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Aris memulai usahanya pada 2015 dari toko kecil yang hanya menjual pulsa dan voucher.
Sambil bekerja sebagai karyawan minimarket dan bertani, sang istri menjaga toko. Perlahan, mereka membangun impian memiliki minimarket sendiri.
Baca Juga: HiLo Gaungkan #NabungOtot di Hari Sarcopenia Sedunia Lewat HiLo Strong Fest 2025
Berbekal pengalaman kerja dan dukungan permodalan dari BRI, Aris mendirikan toko dengan sistem manajemen yang tertata.
Titik balik datang saat ia ditawari menjadi AgenBRILink. Sejak saat itu, usahanya berkembang pesat.
Baca Juga: KDM Lantik Pejabat di Kolong Tol Cileunyi
Saat ini, ia memiliki tiga cabang AgenBRILink yang tersebar di Desa Menawan, Desa Klambu, dan Desa Selonjari.
“Saya memandang keberadaan AgenBRILink memang selalu dicari masyarakat, karena layanannya mudah diakses, dekat, dan tidak terikat jam kantor. Hasilnya, terbukti banyak pelanggan datang ke tempat kami,” ujar Aris.
Dengan delapan orang karyawan dari warga sekitar, Aris juga aktif sebagai Ketua BRILinkers Purwodadi dan Ketua Kelompok Tani Desa Menawan.
Ia kerap membantu para petani membuka rekening, menabung, hingga mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta memperkenalkan berbagai program BRI yang menunjang kegiatan pertanian.
Baca Juga: BRI Cetak 65,46 Persen Pendapatan dari SDGs-Linked Revenue, Bukti Nyata Komitmen Berkelanjutan
Aris juga rutin mengedukasi petani untuk bertransaksi aman, baik tunai maupun non-tunai, saat membeli sarana produksi maupun menjual hasil panen. Hal ini memperkuat literasi keuangan digital di kalangan petani, sekaligus memperluas jangkauan BRI ke sektor akar rumput.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, menyampaikan bahwa kisah Aris merupakan salah satu bukti nyata peran AgenBRILink dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat di seluruh daerah.
Ia menjelaskan bahwa BRI terus mendorong inklusivitas dengan memperluas jaringan layanan perbankan hingga ke warung-warung melalui AgenBRILink. Langkah ini memungkinkan BRI untuk melayani transaksi keuangan masyarakat secara lebih dekat, efisien, dan merata.
“AgenBRILink sendiri telah menjadi motor utama dalam perluasan layanan keuangan BRI. Melalui skema kemitraan dengan nasabah, BRI menjadikan mereka sebagai perpanjangan tangan layanan perbankan yang dapat melayani transaksi secara real-time online dengan konsep berbasis sharing fee,” jelasnya.
Hingga Mei 2025, BRI mencatatkan 443 juta transaksi melalui AgenBRILink yang didukung 1,19 juta agen di 67.013 desa di seluruh Indonesia. Angka ini menunjukkan peran penting AgenBRILink dalam memperkuat inklusi keuangan nasional secara merata dan berkelanjutan.***
