KESATU.CO, PURWAKARTA – Berlangsung di Masjid Agung Baing Yusuf, Jalan Gandanegara, Kecamatan Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat 28 Agustus 2025, SMP Negeri 1 Purwakarta memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan kegiatan religi sekaligus aksi sosial berupa gerakan wakaf Al-Qur’an.
Peringatan ini digelar bekerja sama dengan Badan Wakaf Al-Qur’an Kabupaten Karawang yang diwakili Komisi Fatwa memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan kegiatan religi sekaligus aksi sosial berupa gerakan wakaf Al-Qur’an Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta.
Hadir pada kegiatan tersebut Kepala SMPN 1 Purwakarta H. Patoni, imam Masjid Agung Baing Yusuf, jajaran guru, serta ratusan siswa-siswi SMPN 1 Purwakarta.
Baca Juga: Wabup Purwakarta Sediakan Fasilitas Gratis untuk Anak Muda yang Ingin Belajar Pertanian, Perikanan dan Peternakan
Kepada awak media, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dani Rohmana Hardianto, menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan juga sarana pembinaan karakter siswa.
“Melalui momentum ini kami ingin menanamkan keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial. Siswa tidak hanya mendengarkan tausiyah, tetapi juga diajak berkontribusi dalam wakaf Al-Qur’an bagi saudara-saudara kita di pelosok yang masih kekurangan mushaf,” katanya.
Gerakan wakaf ini disambut antusias siswa. Dana yang terkumpul akan disalurkan melalui Badan Wakaf Al-Qur’an untuk mendukung distribusi mushaf ke berbagai daerah terpencil di Indonesia.
Baca Juga: Pemkot Bandung dan IATL ITB Uji Skema Baru Kurangi Sampah Makanan
Penceramah sekaligus perwakilan Komisi Fatwa MUI Purwakarta, Aji Ahmad Tajudin, menegaskan bahwa kebutuhan mushaf di Indonesia masih sangat besar.
“Setiap tahun kebutuhan umat mencapai enam juta mushaf, sementara Kementerian Agama baru mampu mencetak satu juta. Partisipasi SMPN 1 Purwakarta ini menjadi kontribusi nyata untuk gerakan sejuta mushaf Al-Qur’an. Kami akan mendokumentasikan dan mendistribusikannya ke daerah-daerah yang membutuhkan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Purwakarta, H. Patoni, menyampaikan pemilihan momentum Maulid Nabi sekaligus menjadi evaluasi setelah dua bulan kegiatan belajar berjalan.
“Kami ingin siswa lebih bersemangat melangkah ke bulan baru dengan semangat keteladanan Nabi. Selain itu, melalui wakaf Al-Qur’an ini, anak-anak belajar berbagi, berempati, dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter,” jelasnya.
Baca Juga: Dukung Pendidikan Generasi Muda, Perum Jasa Tirta II Serahkan Beasiswa Atlet Berprestasi
Melalui kerja sama ini, kata dia, Badan Wakaf Al-Qur’an dan pelaksanaan kegiatan di Masjid Agung tentunya memberi suasana baru bagi siswa.
“Kami ingin anak-anak terbiasa berinteraksi di lingkungan yang lebih luas, menumbuhkan jiwa sosial, serta membiasakan diri dengan nilai-nilai kebaikan. Inilah bagian dari pendidikan karakter yang kami tanamkan sejak dini,” pungkasnya. ***
