KESATUCO – Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi, Letkol(Czi) Indra Gunawan,bergerak cepat memberikan pertolongan kepada seorang anak berusia 10 tahun yang menderita gizi buruk dan tidak memiliki biaya pengobatan di wilayah Kabupaten Sukabumi, Rabu 3 September 2025.
Anak tersebut bernama Much Billal Tajudin Sopian, warga Kampung Kutamaneuh RT 015 RW 008, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh. Ia dilaporkan dalam kondisi sakit parah dan tidak lagi mendapat pengobatan karena keterbatasan ekonomi.
“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul delapan pagi. Mereka melaporkan bahwa ada anak yang mengalami sakit serius dan tidak mendapatkan penanganan medis karena tidak memiliki biaya,” ujar Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi, Letkol(Czi) Indra Gunawan,Rabu, 3 September 2025.
Baca Juga: Klarifikasi Isu Polisi Masuk Kampus, Polda Jabar Tegaskan Hanya Lakukan Pengamanan di Jalan Umum
Ia menjelaskan bahwa penanganan cepat dilakukan untuk menyelamatkan nyawa anak tersebut.
“Kami bawa adik Much Billal ke RSUD R. Syamsudin SH menggunakan ambulans Kodim,” ucapnya
Setibanya di rumah sakit, Much Billal langsung mendapat perawatan medis intensif. Apalagi anak itu datang dengan kondisi demam tinggi, suhu tubuh mencapai 40 derajat Celsius, berat badan hanya 17,3 kilogram. Riwayat penyakit yang diderita Much Billal cukup panjang.
Awalnya, ia sering bermain di tempat pembuatan furnitur yang menggunakan bahan kimia seperti tiner. Setelah itu, ia mulai mengalami demam, muntah-muntah, dan kesulitan tidur.
“Anak ini sempat dibawa berobat ke beberapa tempat, mulai dari puskesmas pembantu, klinik swasta, hingga sempat mendapatkan pengobatan dengan hasil rontgen di Klinik Jalur,” ungkapnya
Namun karena kondisi ekonomi keluarga yang sangat terbatas, ayah dan ibu hanya bekerja sebagai buruh tani serabutan pengobatan terhenti dan kondisi anak makin memburuk. Melihat kondisi ini, Kodim 0607/Kota Sukabumi juga memberikan bantuan konsumsi kepada keluarga pasien dan menyiapkan matras untuk tempat beristirahat selama menunggu perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Pemkot Sukabumi Jelaskan Proses Hukum Penyusunan Perwal Tunjangan DPRD
“Kami ingin memastikan keluarga yang mendampingi anak ini juga mendapat perhatian. Ini bagian dari tugas kami sebagai aparat teritorial yang harus hadir membantu masyarakat,” ujar Letkol Indra.
Ia menambahkan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa masih banyak warga yang mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan.
“Kami berharap ini bisa menjadi perhatian semua pihak, termasuk pemerintah daerah, dinas kesehatan, dinas sosial, dan seluruh unsur terkait lainnya untuk bersama-sama menangani kasus serupa,” ujarnya.
Letkol Indra menegaskan bahwa TNI siap hadir kapan pun untuk membantu rakyat.
Baca Juga: Wali Kota Sukabumi Minta Perumda Air Minum Dikelola Profesional dan Bebas KKN
“TNI tidak boleh hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Kami harus berada di tengah-tengah masyarakat, terlebih saat mereka mengalami kesulitan,” tegasnya.
