KESATU.CO – Estuari, Liga Film Mahasiswa, dan ITB Press dengan bangga menghadirkan Mini Talk Show Teras Estuari Vol. 2, sebuah acara bincang santai yang mengusung tema “Seberapa Berperan Soundtrack dalam Film”.
Acara ini bertujuan menggali lebih dalam kontribusi musik dalam memperkuat karya sinematografi melalui diskusi dan pemutaran film-film pendek.
Diskusi ini akan menghadirkan Bobbie Rendra, seorang creative producer yang berkecimpung dalam pengembangan elemen kreatif di berbagai karya sinematografi; Deden M. Sahid, Ketua Umum Bandung Film Commission sekaligus sineas yang dikenal lewat
karya – karya emosionalnya; serta Nugtya Maitsaa Nahdah, anggota Liga Film Mahasiswa yang berperan sebagai editor dalam film pendek 9:16 – When the Light Goes Out.
Melalui obrolan santai,para pembicara akan berbagi wawasan dan pengalaman mereka mengenai peran soundtrack dalam membangun emosi, suasana, dan cerita dalam sebuah film.
Baca Juga: Estuari dan Kedai Dermaga Hadirkan Talkshow “Playback Engineer, Gak Cuma Pencet Spasi”
Tidak hanya diskusi, acara ini juga menyuguhkan pemutaran dua film pendek yang tidak hanya berfokus pada sajian estetika visualnya saja, tapi juga kekuatan musiknya. Film pertama adalah “Semua Karena” karya Deden M. Sahid, serta “9:16
– When the Light Goes Out” dari Sobidt Production (Liga Film Mahasiswa).
Acara ini akan diselenggarakan pada Jumat, 13 Desember 2024, pukul 18.30 hingga 21.30 WIB, bertempat di ITB Press Store, Jalan Ganesha No. 15E, Gedung Science Techno Park ITB.
Mini talk show ini terbuka untuk umum, dengan kuota terbatas. Penonton akan diajak untuk menikmati sajian film dan diskusi yang memperkaya wawasan mengenai sinematografi,khususnya dalam kaitannya dengan peran soundtrack. Informasi lebih lanjut mengenai acara dan pendaftaran dapat diakses melalui media sosial resmi Estuari, Liga Film Mahasiswa, serta ITB Press.
Tentang penyelenggara
Acara ini merupakan kolaborasi antara Estuari, Liga Film Mahasiswa, dan ITB Press. Estuari merupakan entitas grup/duo yang berkarya di ranah musik dan sastra. Namun selain itu, duo ini juga mengembangkan catatan kreatifnya dengan menginisiasi program terkait literasi dalam lansap yang luas.
Liga Film Mahasiswa adalah komunitas kreatif di ITB yang aktif dalam produksi dan diskusi seputar dunia film.
Sementara ITB Press adalah platform literasi digital yang mengusung misi memperluas wawasan masyarakat melalui program edukasi kreatif.
