KESATU.CO, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, menekankan pentingnya penyusunan anggaran tahun 2026 secara lebih selektif.
Ia meminta Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Nina Herlina, untuk memastikan alokasi belanja daerah benar-benar diarahkan pada program yang menyentuh kebutuhan serta pelayanan masyarakat.
Arahan tersebut disampaikan Om Zein setelah adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat yang cukup signifikan.
Baca Juga: Indosat Hadirkan Jaringan Andal di Festival Kuliner Bandung 2025
Nilainya mencapai lebih dari Rp300 miliar atau sekitar 24,59 persen dari total penerimaan sebelumnya.
“Anda dilantik pada momen penting, yaitu saat kita sedang merancang APBD 2026 dengan kondisi transfer pusat berkurang ratusan miliar,” ungkap Om Zein saat melantik Nina Herlina sebagai Pj Sekda Purwakarta, Selasa 30 September 2025.
Menurutnya, penurunan tersebut menjadi tantangan besar bagi keuangan daerah.
Oleh karena itu, setiap program dan kegiatan harus dipilih berdasarkan urgensi dan manfaatnya untuk masyarakat.
Baca Juga: Saat Bank Terlalu Hati-Hati, Ekonomi Bisa Mati
“Kita harus menempatkan program yang langsung menyentuh pelayanan publik sebagai prioritas utama,” tegasnya.
Om Zein juga menambahkan, meski menghadapi keterbatasan anggaran, semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tidak boleh berkurang.
Baca Juga: Nasib Bandung Zoo: Antara Hukum, Politik, dan Kesejahteraan Satwa
“Saya minta seluruh jajaran Pemkab tetap konsisten menghadirkan pelayanan yang optimal, meski kondisi keuangan lebih terbatas,” tuturnya.***
