KESATUCO – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Sukabumi yang difokuskan pada penguatan sumber daya manusia, peningkatan layanan dasar, serta kemandirian fiskal daerah.
Program-program tersebut dirancang sebagai fondasi pembangunan Kota Sukabumi dalam lima tahun ke depan.
Dalam pemaparannya, Wali Kota menegaskan bahwa penanganan pengangguran menjadi salah satu prioritas utama.
Baca Juga: Wali Kota Ayep Zaki Ajak Warga Pilih Pemimpin Berintegritas dan Berasal-usul Jelas
Pemerintah Kota Sukabumi, kata dia, mendorong program ketenagakerjaan yang terintegrasi dengan fasilitasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai salah satu solusi membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Pengangguran harus ditangani secara konkret. Pemerintah hadir melalui pelatihan, penempatan kerja, hingga fasilitasi PMI agar masyarakat memiliki akses pekerjaan yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain sektor ketenagakerjaan, Ayep Zaki juga menyoroti peningkatan layanan kesehatan melalui penguatan peran puskesmas.
Baca Juga: Peringatan Isra Mi’raj, Wali Kota Ayep Zaki Ajak Jadikan Spirit Ibadah sebagai Arah Kebijakan Publik
Ia menilai puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat yang harus diperkuat baik dari sisi layanan, sumber daya manusia, maupun fasilitas pendukung.
Di bidang pendidikan, Wali Kota menekankan pentingnya pengembangan pendidikan berbasis vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, pendidikan tidak boleh berhenti pada pencapaian kelulusan semata, tetapi harus mampu menciptakan peluang kerja nyata bagi lulusan.
Baca Juga: Sepanjang 2025, Bappeda Sukabumi Perkuat Fondasi Infrastruktur dan Tata Ruang Kota
“Kita ingin pendidikan di Kota Sukabumi melahirkan tenaga siap kerja. Lulus sekolah harus punya kompetensi yang dibutuhkan industri dan dunia usaha,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Ayep Zaki menyampaikan visi pembangunan Kota Sukabumi lima tahun ke depan yang bertumpu pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peningkatan PAD, lanjutnya, akan diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, penataan ruang publik, serta penyediaan sarana rekreasi yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.
“PAD yang kuat akan menjadi kunci pembangunan kota yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan warga,” pungkasnya.
