KESATUCO – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan komitmennya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Sukabumi dan insan pers sebagai mitra strategis pembangunan. Hal itu disampaikannya dalam agenda buka puasa bersama wartawan di Rumah Dinas Wali Kota, belum lama ini.
Ayep menyebut, membangun Kota Sukabumi membutuhkan dukungan kuat dari berbagai elemen, termasuk media. Ia mengibaratkan wartawan sebagai “makmum” yang memiliki niat baik yang sama dalam mengawal pembangunan daerah.
“Setelah dinamika Pilkada berakhir, mari kembali pada fungsi utama. Pers harus menjadi kontrol sosial yang objektif dan tidak berpolitik praktis,” ujarnya.
Baca Juga: Jannatul Firdausi ke-8 Ditutup Bupati Sukabumi, Perkuat Syiar Alquran
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap profesionalisme wartawan, Pemkot Sukabumi berencana memfasilitasi perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, pemerintah juga akan mendorong pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) guna meningkatkan kualitas dan standar jurnalistik di Kota Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, Ayep juga memaparkan capaian strategis di bidang tata kelola keuangan daerah. Salah satunya adalah penertiban retribusi lapak Pasar Marema yang kini telah sepenuhnya masuk ke kas daerah.
Baca Juga: Bupati Sukabumi Asep Japar Dapat Apresiasi Warga Mangkalaya Residence
“Melalui kerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Pemkot Sukabumi berhasil menyetorkan Rp170 juta dari pengelolaan lapak pasar tersebut ke kas daerah,” ungkapnya
Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret menutup celah kebocoran pendapatan yang sebelumnya tidak tercatat secara resmi.
Pembenahan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada penguatan kapasitas fiskal untuk mendukung pembangunan Kota Sukabumi ke depan.
