KESATU.CO – BIla berkenaan dengan kebutuhan mendasar di para ibu rumah tangga perihal goreng menggoreng maka minyak kelapa masih jadi favorit para istri.
Beragam minyak goreng dari berbagai produk seperti minyak goreng kelapa sawit, minyak goreng soya atau kedelai, dan bahan minyak lainnya menjadi opsi pilihan yang memiliki pasar pembeli tersendiri.
Minyak berkualitas tinggi ini banyak diserap oleh industri kuliner menengah ke atas, restoran, dan rumah tangga kelas ekonomi menengah yang memprioritaskan ketahanan minyak agar tidak cepat hitam atau berbuih.
Sementara itu, minyak kelapa goreng CP-08 diposisikan sebagai produk ‘Sultan’ atau premium bagi kelompok masyarakat yang sangat sadar kesehatan (health-conscious) karena harganya yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata pasar.
Ganang Sujarwo sebagai Founder sistem pemasaran modern yang sudah banyak keberhasilan dalam membentuk masyarakat berjiwa entrepreneurship mengutarakan bahwa minyak goreng CP-08 yang didistribusikan melalui jejaring DEPO dan KEAGENAN yang dirintisnya bisa membalikkan pola pikir dan duga masyarakat.
Ia mengutarakan bahwa selama ini, konsumen cenderung “dipaksa” untuk membeli juga kemasan dari minyak goreng sehingga harga minyak goreng berkualitas jadi tinggi.
Berbeda dengan penjualan melalui jejaring keagenannya. Pembelian minyak berkualitas CP-08 darinya bahkan bisa lebih murah dari harga minyak subsidi dari pemerintah.
“Kualitas minyak CP-08 sudah bagus, harga pun bisa dibawah harga pasar. Bahkan dengan formasi sistem pembelian di ke agenan saya, pembelian 5000 rupiah pun kami layani. Ini menjadikan para ibu rumah tangga tetap bisa menjaga kesehatan keluarganya tetapi bisa dengan harga yang terjangkau,” jelas Ganang Sujarwo, Sabtu (25/04/2026).
“Ini peluang yang ditangkap oleh salah satu agen di daerah Komplek Cempaka Arum, yang lokasinya tidak jauh dari Masjid Al Jabar ini. Ayudi, berharap, pendistribusian di sekitar kompleknya hingga menyebar ke wilayah Bandung timur ini bisa ia kuasai. Dan saya mendukung apa yang menjadi mimpi Ayudi agar dia bisa bermanfaat bagi daerah tempat tinggalnya dan juga masyarakat.
Ganang berharap konsep pendistribusian keagenan ini bisa berjalan masiv dan memberikan dampak benefit positif bermulti efek. Tidak hanya menumbuhkan para pelaku usaha bermental positif tetapi juga menghasilkan cuan yang konsisten dan bertumbuh setiap bulannya.
“Saya rasa kebutuhan masyarakat akan minyak goreng itu bilamana bisa dipenuhi dengan produk yang bagus dan sehat juga berharga kompetitif, maka masyarakat akan selalu dan bisa loyal untuk pembelian ke depannya. Bahkan, bagi agen yang tergabung dengan usahanya yang berlatar Koperasi dan Perusahaan, bisa jadi agen perubahan pola pikir masyarakat,” pungkasnya.
