KESATU.CO, SUKABUMI – Sebanyak 280 anggota Pramuka Siaga dari satuan pendidikan se-Kecamatan Cidahu mengikuti Pesta Siaga Kwartir Ranting Kecamatan Cidahu Tahun 2026 di Pangkalan SDN Pondokkaso Tengah, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Andreas itu tak sekadar menjadi ajang bermain dan bergembira bagi anak-anak. Pesta Siaga diarahkan menjadi ruang pembinaan karakter sejak usia dini melalui kegiatan edukatif, kreativitas, ketangkasan, hingga kerja sama.
Wabup Andreas turut melepas defile peserta Pesta Siaga sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan.
Ketua Panitia Pelaksana, Nani, mengatakan Pesta Siaga merupakan bagian dari pembinaan kepramukaan yang dirancang sesuai dengan karakteristik peserta didik usia Siaga.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan berbagai nilai penting, mulai dari kedisiplinan, kemandirian, keberanian, kerja sama, persaudaraan, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
“Pesta Siaga ini bukan hanya ajang untuk bermain dan bergembira, tetapi juga sebagai sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, keberanian, kerja sama, persaudaraan, serta kecintaan terhadap lingkungan dan sesama,” ujar Nani.
Ia menyebutkan, 280 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri atas 100 Pramuka Siaga putra dan 180 Pramuka Siaga putri dari satuan pendidikan se-Kecamatan Cidahu.
Selama kegiatan, para peserta mengikuti sejumlah aktivitas yang mengedepankan unsur edukasi, kreativitas, ketangkasan, kebersamaan dan kegembiraan.
Pesta Siaga juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pengalaman langsung di luar kegiatan pembelajaran rutin di sekolah. Melalui aktivitas bersama, peserta didorong untuk belajar berkomunikasi, bekerja dalam kelompok, menyelesaikan tantangan, sekaligus membangun rasa percaya diri.
Pendidikan kepramukaan dinilai memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia. Karena itu, pengalaman yang diperoleh dalam Pesta Siaga diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini diharapkan memberikan tambahan pengalaman, pengetahuan, kecakapan dan keterampilan bagi para Pramuka Siaga,” katanya.
