KESATU.CO, PURWAKARTA – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Norman Nugraha menegaskan, pencanangan zona integritas merupakan langkah awal sekaligus komitmen nyata jajaran Setda Purwakarta untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sesuai amanat reformasi birokrasi nasional.
Demikian hal tersebut disampaikan Norman Nugraha, saat kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), yang berlangsung di Aula Janaka, Senin (22/9/2025),
Baca Juga: BKPSDM Purwakarta, Pelantikan Eselon II Dijadwalkan Akhir September
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan bersama untuk membangun birokrasi yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima harus menjadi budaya kerja dalam setiap lini birokrasi,” kata Norman.
Dalam kegiatan yang dihadiri jajaran pejabat struktural serta seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Purwakarta tersebut, juga disampaikan sosialisasi mengenai indikator serta tahapan pembangunan zona integritas. Materi meliputi pembentukan tim kerja, strategi implementasi, hingga pemetaan area rawan korupsi yang harus menjadi prioritas pembenahan.
Baca Juga: Pemkot Bandung Siapkan Bantuan RMP Tahun 2026
Tak lupa dia juga mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Setda agar senantiasa menjaga semangat kebersamaan dan integritas dalam menjalankan tugas.
Baca Juga: Timeless Time” : Dijajah Algoritma (Budaya Instan, Mental Rapuh )
Norma menambahkan, Setda Purwakarta menargetkan agar pada tahun mendatang mampu meraih predikat WBK dan WBBM dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
“Dengan semangat tersebut, pelayanan publik dapat semakin optimal dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat,” pungkasnya. ***
