KESATUCO – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan pentingnya tata kelola yang bersih dan profesional dalam tubuh Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa.
Hal ini disampaikannya dalam momentum peringatan 50 tahun berdirinya perusahaan daerah tersebut.
Menurut Ayep, usia setengah abad merupakan fase matang untuk memperkuat integritas, meningkatkan pelayanan publik, serta menjadikan perusahaan lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Ojol Korban Salah Sasaran Aksi di Jakarta Dipulangkan, Umar Sampaikan Terima Kasih
“Insya Allah di jajaran Perumda tidak ada praktik korupsi, kolusi, atau nepotisme. Perusahaan ini harus kompeten, memahami manajemen keuangan, dan dikelola secara bisnis agar mampu mengelola kekayaan rakyat secara produktif,” ujarnya.
Wali Kota juga merespons aspirasi masyarakat yang muncul dalam aksi unjuk rasa pada 1 September 2025, yang menuntut transparansi dan peningkatan pelayanan publik.
Ia menyebut hal tersebut sebagai bentuk kontrol sosial yang sejalan dengan komitmen pemerintah daerah.
Baca Juga: Kunjungan Bupati Sukabumi: Menghargai Kemandirian di Tengah Keterbatasan
“Tuntutan warga adalah masukan yang penting. Ini sejalan dengan dorongan kami agar Perumda terus berbenah, berkembang, dan menjaga kepercayaan publik,” kata Ayep.
Ia mengingatkan agar momentum ulang tahun ini tidak dimaknai sebatas seremonial, melainkan menjadi titik tolak semangat baru dalam memberikan pelayanan tanpa campur tangan kepentingan politik.
“Fokusnya tetap pada pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Ketua DPRD Apresiasi Inovasi Bapenda dalam Layanan Pajak Digital
Wali Kota optimistis dengan kerja keras, inovasi, dan tata kelola yang kuat, Perumda Air Minum Tirta Bumi Wibawa bisa menjadi pilar penting.
“Insya Allah ini akan menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah dan pelayanan publik yang andal di Kota Sukabumi,” pungkasnya.
