KESATUCO – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor tepat waktu merupakan bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, kepatuhan administrasi pajak tidak hanya soal tertib aturan, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hasilnya kembali dirasakan masyarakat.
“Pajak kendaraan bermotor akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan perlindungan, salah satunya melalui jaminan dari Jasa Raharja ketika terjadi kecelakaan di jalan,” kata Ayep Zaki.
Baca Juga: Hingga September, Segini Jumlah Rutilahu Yang Berhasil Dorehabilitasi Pemkot Sukabumi
Ia menjelaskan, PAD dari sektor pajak kendaraan bermotor digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari perbaikan infrastruktur, pelayanan publik, hingga program kesejahteraan.
Dengan demikian, setiap rupiah yang dibayarkan warga akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup bersama.
Ayep juga mengingatkan bahwa membayar pajak tepat waktu berarti ikut menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya gotong royong dalam pembangunan daerah.
“Ketaatan warga dalam membayar pajak adalah wujud nyata dari partisipasi aktif masyarakat. Tanpa dukungan ini, pembangunan tidak bisa berjalan maksimal,” tambahnya.
Selain itu, Wali Kota menekankan adanya manfaat perlindungan bagi pemilik kendaraan bermotor.
Pajak yang dibayarkan sekaligus memberikan perlindungan melalui asuransi Jasa Raharja, sehingga ketika terjadi kecelakaan lalu lintas, masyarakat memperoleh hak santunan.
Baca Juga: Bupati Sukabumi Janjikan APBD 2026 Lebih Transparan dan Responsif
“Dengan membayar pajak tepat waktu, masyarakat tidak hanya membantu pemerintah daerah, tetapi juga melindungi diri dan keluarga dari risiko kecelakaan di jalan,” ujarnya.
Ayep pun mengajak masyarakat Kota Sukabumi untuk semakin disiplin dalam membayar pajak kendaraan bermotor sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Semoga kesadaran kolektif ini dapat mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkeadilan,” pungkasnya.
