KESATU.CO, PURWAKARTA – Senior Manager Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Tryono mengungkapkan, Gerakan Ngosrek (ngored, bersih, berseka) yang digagas oleh Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Saepul Bahri Binzein ini merupakan bentuk nyata pelestarian budaya gotong royong, yang mulai memudar di beberapa wilayah perkotaan.
Sehingga, kata dia, MURI mengumumkan bahwa kegiatan ini resmi tercatat dalam MURI dengan nomor: 12285/R.MURI/VII/2025.
“Kegiatan ini kami catat sebagai rekor kerja bakti membersihkan jalan oleh peserta terbanyak, dilaksanakan serentak di seluruh desa di Kabupaten Purwakarta. Kolaborasi yang luar biasa antara masyarakat, pelajar, dan berbagai instansi ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh,” kata Tryono.
Selain mencatatkan rekor, diketahtui kegiatan Ngosrek Bareng yang rutin berlangsung pada setiap hari Selasa dan Jumat ini, juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, serta mendukung pelestarian lingkungan hidup.
Baca Juga: Tinjau Longsor dan Jalan Rusak di Sukajadi, Erwin: Segera Diperbaiki
Diketahui, kegiatan Ngosrek serentak digelar mulai pukul 06.00 WIB ini melibatkan lebih dari 401.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, instansi pemerintah, perusahaan swasta, BUMN, BUMD, hingga warga desa.
Bupati yang populer disapa Om Zein menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun karakter masyarakat yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Baca Juga: Pemkab Purwakarta Siapkan 1.000 Unit Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
“Hingga pukul 08.30 tadi, tercatat sudah ada 401.000 peserta yang dimana awalnya itu ditargetkan hanya 250.000 peserta, dan ini kemungkinan bisa terus bertambah,” pungkasnya.
Diketahtui kegiatan Ngosrek Bareng yang rutin berlangsung pada setiap hari Selasa dan Jumat ini, juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, serta mendukung pelestarian lingkungan hidup. ***
