KESATU.CO – BANDUNG, Korporasi raksasa nasional, PT Astra International Tbk terus menunjukkan performa gemilang melalui anak-anak usahanya. Kali ini, ditorehkan Astra Financial.
Dalam keterangannya, Suparno Djasmin, Direktur PT Astra International Tbk, mengemukakan, pada semester pertama tahun ini, Astra Financial mencatat performa dan kinerja cemerlang.
Pria yang juga berstatus sebagai Director-in-Charge Astra Financial ini mengatakan, ada Juni 2024, industri yang bergerak pada sektor jasa keuangan ini semakin tajir berkat positifnya kinerja pembiayaan.
“Kami bersyukur, pada semester I 2024, meski terjadi beragam dinamika dan ketatnya persaingan, perolehan laba bersih bertambah 8 persen secara tahunan atau bernilai Rp4,1 triliun,” kata Suparno Djasmin.
Sedangkan laba bersih pada semester awal 2023, ujarnya, pihaknya meraup Rp3,8 triliun.
Secara rinci, Suparno Djasmin mengungkapkan, perolehan laba bersih semester perdana 2024 itu karena lini-lini bisnis pembiayaan menunjukkan pergerakan positif.
Baca Juga: Terus Perangi Keuangan Ilegal, Satgas PASTI Segera Blokir Rekening-rekening Bank
Pada semester I 2024, sebut Suparno Djasmin, tiga anak usaha yang tergabung dalam Astra Financial, yakni Federal International Finance Group (FIFGroup), Astra Credit Companies (ACC), dan Toyota Astra Finance, berhasil menyalurkan pembiayaan bernilai total Rp62,8 triliun atau menggeliat 5 persen secara tahunan.
Pada Juni 2024, ucapnya, FIF Group menyalurkan pembiayaan sepeda motor, yang nominalnya bertambah 12 persen secara tahunan. Angkanya, sambung Suparno Djasmin, yakni Rp2,2 triliun.
Geliat pembiayaan pun diraih ACC dan TAF. Pada triwulan II 2024, penyaluran pembiayaan ACC dan TAF bernilai kumulatif Rp1,1 triliun atau lebih banyak 2 persen daripada periode sama 2023.
Geliat pembiayaan alat berat, juga ditorehkan dia anak usahanya, PT Surya Artha Nusantara Finance (SANF) dan PT Komatsu Astra Finance (KAF).
“Secara kumulatif, nilai pembiayaan yang digelontorkan PT SANF dan PT KAF pada semester awal 2024 Rp6,2 triliun, lebih banyak 10 persen daripada Juni 2023. Perolehan laba bersih SANF dan KAF, totalnya bernilai Rp 97 miliar atau menggeliat 7 persen secara tahunan,” papar Suparno Djasmin.
Kinerja berkilau juga terjadi pada sektor asuransi umum. Laba bersih Asuransi Astra pada semester I 2024 bertambah 11 persen secara tahunan atau menjadi Rp763 miliar.
Khusus Life Insurance atau asuransi jiwa, Suparno Djasmin menyatakan, perolehan premi bruto berasa apda level Rp3 triliun.
Selain meraup laba bernominal Sultan, kekayaan Astra Financial pun semakin banyak. Data menunjukkan, pada semester awal 2024, Astra Financial mengelola aset bernilai jumbo, yakni Rp196,2 triliun. (*)
