KESATUCO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi telah menyalurkan sedikitnya 40.000 liter air bersih bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Cisolok.
Bantuan tersebut terus didistribusikan sejak bencana melanda wilayah itu pada Senin (27/10) lalu.
Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Hondo Suwito, mengatakan distribusi air bersih dilakukan setiap hari menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter.
Baca Juga: DPRD Sukabumi Bahas APBD 2026, Soroti Potensi Pemotongan TKD Rp159 Miliar
Dalam seharnlinya, PMI menyalurkan air bersih sekitar satu hingga dua rit ke sejumlah titik terdampak.
“PMI berkomitmen untuk terus menyalurkan air bersih hingga kebutuhan masyarakat terpenuhi dan kondisi kembali normal. Air bersih menjadi kebutuhan utama karena sebagian besar sumber air warga tercemar lumpur pascabanjir,” ujar Hondo.
Menurutnya, penyaluran air bersih menjadi hal yang sangat penting. Mengingat, banyak sumber air milik warga yang tercemar lumpur dan tidak laik konsumsi.
Baca Juga: Demi Stabilitas Sukabumi, Ketua DPRD Ajak Semua Lakukan Hal Ini
“Karena banyak air yang tercemar lumpur hingga tidak laik diminum, menjadikan kebutuhan air bersih sangat penting. Itu juga yang menjadi alasan kami mendistribusikan air bersih,” ucapnya
Selain mendistribusikan air bersih, PMI Kabupaten Sukabumi juga mengerahkan relawan.
Mereka diterjunkan untuk membantu pembersihan material banjir serta menyediakan layanan kesehatan melalui mobil klinik di wilayah terdampak.
Baca Juga: Ayep Zaki Ajak Warga Aktif Kelola Sampah Rumah Tangga
“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
