KESATU.CO – BANDUNG, Insiden bisa terjadi kapan dan di mana pun. Contoh terkini, sebuah sedan putih gosong terbakar di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan Bandung, tepatnya Jembatan Viaduct, Senin(19/8/2024) petang, sekitar pukul 18.00 WIB.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyatakan, insiden terbakarnya satu unit sedan Putih itu tidak berdampak pada perjalanan kereta.
“Alhamdulillah, perjalanan kereta tidak terdampak insiden terbakarnya sedan itu. Perjalanan kereta dari dan ke Stasiun Bandung tetap lamcar,” kata Ayep Hanapi, Manager Hubungan Masyarakat PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung.
Ayep Hanapi menjelaskan, titik terjadinya insiden itu yakni BH 733, Kilo Meter (KM) 155 + 6/7 antara Stasiun (BD) dan Stasiun Cikudapateuh (CTH).
Pihaknya, ujar Ayep Hanapi, sangat mengapresiasi kesigapan apra petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kota Bandung saat menangani insiden tersebut.
Para petugas DPKPB Kota Bandung, lanjutnya, berhasil memadamkan kobaran api yang menggosongkan sedan putih itu sekitar pukul 18.09 WIB.
Untuk mengetahui kondisi struktur Jembatan dan jalur rel, Ayep Hanapi mengatakan, berdasarkan pengecekan Unit Jalan Rel dan Jembatan PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung Jembatan Viaduct tetap aman sehingga perjalanan kereta tetap normal.
“Pasca insiden, Turangga (Bandung-Surabaya) merupakan kereta pertama yang melintasi lokasi kejadian pada pukul 18.10 WIB,” sahut Ayep Hanapi.
Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eko Iskandar, Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung, mengemukakan, pihaknya masih menelisik faktor penyebab terbakarnya sedan putih itu.
Baca Juga: Bukan Jepang atau Korea yang Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia, Melainkan Negara Ini: China
Pihaknya, sambung dia, menduga, faktor penyebab terbakarnya sedan putih itu karena masalah elektrifikasi.
Meski demikian AKBP Eko Iskandar menyampaikan, berdasarkan informasi yang pihaknya terima, kendaraan yang melaju dari Jalan Suniaraja ke Jalan Perintis Kemerdekaan itu memuat tiga orang dan seorang pengemudi.
“Saat di sekitar Viaduct, Tiba-tiba ada percikan api. Sontak, pengemudi menepikan kendaraan,” kata perwira menengah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) itu.
Kemudian, tambah dia, setelah seluruh penumpang keluar dari kendaraan itu, pengemudi berusaha memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Namun, api tetap berkobar. Si jago merah akhirnya padam setelah tim DPKPB Kota Bandung secara sigap menangani kobaran api itu. (*)
