KESATU.CO, PURWAKARTA — Era digitalisasi pemerintahan kini merambah hingga tingkat desa di Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak secara elektronik digital di seluruh desa Kabupaten Sumedang.
Langkah inovatif ini dinilai mampu membawa sistem demokrasi desa menuju tingkat efisiensi dan transparansi yang jauh lebih baik.
Pelaksanaan Pilkades elektronik digital di Sumedang ini mencakup skala yang cukup masif.
Sebanyak 92 desa menggelar pemilihan dengan mengerahkan 423 Tempat Pemungutan Suara (TPS) serta melibatkan lebih dari 270.000 daftar pemilih tetap (DPT).
Menurut tokoh yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) ini, transisi menuju sistem digital merupakan keharusan agar proses demokrasi berjalan selaras dengan perkembangan zaman.
Mengingat masyarakat pedesaan saat ini sudah akrab dan terbiasa memanfaatkan berbagai media digital dalam kehidupan sehari-hari, penerapan e-voting di tingkat desa menjadi langkah yang sangat natural dan relevan.
Perluasan Pilkades Digital di Jawa Barat
Sebelum sukses diterapkan secara menyeluruh di Kabupaten Sumedang, metode Pilkades elektronik digital ini sebenarnya telah diuji coba di beberapa wilayah lain di Jawa Barat, meski belum mencakup keseluruhan desa. Daerah-daerah tersebut meliputi Indramayu, Bekasi, dan Karawang.
KDM mengungkapkan bahwa keberhasilan di Sumedang bermula dari koordinasi cepat yang ia lakukan bersama kepala daerah setempat beberapa pekan lalu.
“Pertama di Indramayu, tapi belum semuanya. Kemudian yang di Bekasi belum semuanya, Karawang belum semuanya. Kemarin saya telepon Pak Bupati Sumedang kurang lebih dua minggu yang lalu. Saya bilang, harus semuanya digital, semua desa dan kita bisa menyelenggarakan,” tutur KDM saat meninjau langsung jalannya Pilkades Digital di Desa Cibeureum Wetan, TPS 01 Kantor Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Rabu (28/10/2026) Dikutip dari laman bappeda.jabarprov.go.id
Menyusul kesuksesan di Sumedang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan berhenti pada satu kabupaten saja.
Rencananya, program Pilkades elektronik digital ini akan segera menyusul diterapkan di sejumlah daerah lain, seperti Kabupaten Subang, Cianjur, Ciamis, hingga penyempurnaan di Karawang.
KDM berharap ke depannya seluruh proses pemilihan kepala desa di tatar Sunda murni menggunakan perangkat digital.
Keunggulan Pilkades Elektronik: Murah, Cepat, dan Minim Kecurangan
Penerapan sistem pemilihan berbasis elektronik ini dinilai memiliki banyak keunggulan signifikan dibandingkan metode konvensional berbasis kertas.
Pertama, dari segi pembiayaan, Pilkades digital jauh lebih murah dan efisien. Pemerintah daerah tidak lagi harus mengeluarkan anggaran besar untuk pengadaan dan pencetakan kertas surat suara.
Kedua, waktu pelaksanaan menjadi jauh lebih singkat. Proses rekapitulasi dan penghitungan suara yang biasanya memakan waktu berjam-jam atau bahkan berhari-hari kini dapat dipangkas secara drastis.
“Bayangkan kalau misalnya jumlah pemilihnya sangat banyak, itu akan menghitung… Kalau dengan pola masa ini, maka penghitungan menjadi hilang, sudah otomatis, serta memperpendek jarak,” jelas KDM.
Ketiga, sistem digital terbukti mampu meminimalisir celah kecurangan. Potensi manipulasi suara, surat suara rusak, atau kesalahan manusia (human error) dalam penghitungan manual dapat dihindari sepenuhnya melalui sistem rekapitulasi otomatis yang transparan.
Apresiasi Pemerintah Kabupaten Sumedang
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dukungan penuh dari Gubernur Jabar menjadi kunci utama kelancaran inovasi pemilu tingkat desa ini.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur atas arahannya untuk pelaksanaan Pilkades elektronik digital secara serentak semua desa di Kabupaten Sumedang,” ucap Dony. Ia juga memastikan bahwa gelaran Pilkades elektronik digital perdana yang mencakup seluruh desa ini berjalan dengan sangat lancar, tertib, dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.***
