KESATU.CO, PURWAKARTA – Untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta, Jawa Barat, menyediakan fasilitas yang bisa digunakan oleh kelompok tani di Purwakarta.
Hal tersebut menurut Pelaksana Tugas Kepala Dispangtan Purwakarta, Hadiyanto agar meningkatkan produktivitas hasil serta memangkas biaya operasional secara signifikan.
”Kami persilahkan kelompok tani yang membutuhkan untuk menggunakan brigade alsintan yang kami miliki, seperti traktor, combine harvester, hingga drone pertanian,” kata Hadi, kepada awak media pada, Selasa 2 September 2025.
Baca Juga: APBD 2026 Difokuskan untuk Pembangunan Daerah Sukabumi
Penggunaan alsintan modern ini, kata dia, menjadi solusi untuk mempermudah pekerjaan petani, yang sebelumnya bergantung pada metode konvensional atau harus menyewa alat berat dengan biaya tinggi.
Namun bagi yang ingin menggunakan, kata dia, ada prosedur sederhana yang harus diikuti oleh kelompok tani yang ingin mengakses alsintan.
”Mereka hanya perlu mengajukan surat permohonan penggunaan kepada Dispangtan,” jelasnya.
”Setelah permohonan disetujui, kelompok tani bisa mengambil alat tersebut untuk digunakan,” smabungnya
Dia menambahkan, untuk alat yang membutuhkan keahlian khusus, seperti drone, Dispangtan telah menyiapkan tim ahli.
Baca Juga: Ciptakan Kondusifitas Jakarta, TNI AD Gelar Patroli Skala Besar
Drone tersebut bisa dimanfaatkan untuk penyebaran pupuk atau penyemprotan hama secara efisien, menjangkau area yang sulit diakses.
Meski menyediakan alsintan, Hadi menegaskan biaya operasional, seperti bahan bakar dan tenaga kerja, ditanggung oleh kelompok tani.
”Kami hanya memfasilitasi alatnya. Biaya operasionalnya ditanggung oleh kelompok tani,” katanya.
Baca Juga: Ketua Pemuda Pancasila Sukabumi Ajak Warga Kawal Aspirasi dengan Menjaga Kondusivitas
Program Brigade Alsintan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk memodernisasi sektor pertanian.
Dengan skema ini, biaya sewa alsintan menjadi jauh lebih terjangkau, bahkan beberapa alat bisa digunakan secara gratis dengan syarat tertentu.
”Ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk memajukan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya. ***
