KESATU.CO. Bandung, 25 Juni 2026 – Politeknik Pariwisata NHI Bandung kembali menyelenggarakan NHI Travel Mart 2026 sebagai bagian dari komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia pariwisata yang unggul dan siap mendukung perkembangan industri pariwisata Indonesia maupun global.
Mengusung tema “Cultural Immersion”, kegiatan ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan pelaku industri pariwisata dalam membangun jaringan bisnis, memperluas peluang kerja sama, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
NHI Travel Mart merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Jurusan Perjalanan, Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Politeknik Pariwisata NHI Bandung sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 1997 sebagai ajang simulasi bisnis industri pariwisata.
Sejak tahun 2016, NHI Travel Mart mengadopsi konsep business-to-business (B2B) dan business-to-consumer (B2C) secara nyata sehingga mampu memberikan dampak langsung terhadap perkembangan usaha para pelaku industri pariwisata.
Pada penyelenggaraan tahun 2026 ini, NHI Travel Mart kembali mendapat dukungan dari DPP ASITA dan DPD ASITA Jawa Barat.
Kolaborasi ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara dunia pendidikan dan industri dalam mendukung pengembangan pariwisata, khususnya di Jawa Barat dan Indonesia secara umum.
NHI Travel Mart 2026 menghadirkan 25 perusahaan Seller dan 51 Buyer yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa.
Melalui forum ini, para pelaku usaha pariwisata, operator tur, dan penyedia jasa perjalanan memperoleh kesempatan untuk menjalin kemitraan strategis, melakukan negosiasi bisnis, serta membangun kerja sama yang bernilai bagi pengembangan usaha masing-masing.
Direktur Politeknik Pariwisata NHI Bandung dalam sambutannya menyampaikan bahwa NHI Travel Mart tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap ekosistem industri pariwisata.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seller dan buyer mendapatkan akses langsung dengan mitra bisnis potensial dari Pulau Jawa hingga luar Pulau Jawa dalam satu wadah kerja sama yang mengedepankan inovasi dan semangat kewirausahaan,” ujarnya.
Baca Juga: GEMPOLIN Ubah Cara Warga Kelola Sampah, Ribuan Rumah di Gempolsari Mulai Terlibat
Tema “Cultural Immersion” yang diusung tahun ini mencerminkan pentingnya pengalaman budaya sebagai salah satu daya tarik utama pariwisata Indonesia. Dengan memperkuat pemahaman dan apresiasi terhadap keragaman budaya, industri pariwisata diharapkan mampu menghadirkan produk dan layanan yang lebih autentik, berkualitas, dan berdaya saing.
Politeknik Pariwisata NHI Bandung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mitra kerja sama, DPP ASITA, DPD ASITA Jawa Barat, PAWIRA, para seller dan buyer, hingga para sponsor yaitu PT Kereta Api Indonesia, The Lodge Maribaya, Grab Car, Osborn Rental Mobil, Truntum Cihampelas, Mewangi Hotel Bandung, Wardah, Bolu Susu Lembang, Kopensi NHI Bandung, Alas Daun, Sindang Reret, Ayam Harum Galuh, Bank Syariah Indonesia, Entrav, Enhai Hotel dan Sari Ater.
Tentu saja, kegiatan ini juga tidak akan terselenggara dengan baik dan lancar tanpa adanya keterlibatan penuh dari para panitia yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Jurusan Perjalanan, khususnya Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, terima kasih banyak atas dukungan dan kontribusinya dalam menyukseskan NHI Travel Mart 2026.
Melalui penyelenggaraan NHI Travel Mart 2026, Politeknik Pariwisata NHI Bandung ingin mengukuhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi vokasi di bidang pariwisata yang berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia profesional, kompeten, dan berdaya saing global guna mendukung pengembangan industri pariwisata Indonesia. Poltekpar NHI Bandung, sekaligus berharap dapat terus menjadi penghubung antara dunia pendidikan dan industri, serta mendorong terciptanya kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan pariwisata Indonesia.
