KESATU.CO – BANDUNG, Berbalut Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) sangat serius mendukung dan mengakselerasi terbentuknya ekosistem Electric Vehicle (EV) alias kendaraan listrik di tanah air demi tercapainya target Net Zero Emission (NZE) 2060.
Bukti terkini, pada periode Natal-Tahun Baru (Nataru) 2024-2025, PT PLN (Persero) menunjukkan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan energi listrik bagi masyarakat yang bepergian menggunakan EV.
Hal itu tercermin pada aktivasi ratusan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan, pada Nataru 2024-2025, di wilayah Jabar, pihaknya mengaktifkan 312 unit SPKLU.
“Lokasinya tersebar pada 214 titik di 26 kota-kabupaten Jabar, termasuk wilayah selatan, seperti Tasikmalaya, Cianjur, dan Sukabumi,” tandas Darmawan Prasodjo
Baca Juga: Penumpang Kereta Semakin Membludak, Begini KAI Kondusifkan Nataru: Kerahkan Ratusan Personil
Pada Nataru tahun ini, Darmawan Prasodjo mengatakan, prediksinya, masyarakat yang bepergian menggunakan kendaraan listrik pada momen akhir tahun ini dan melintasi Trans Jawa dan Trans Sumatra lebih banyak 250-300 persen daripada periode sama 2023
Jadi, tegas dia, agar kebutuhan pengisian saya para pengguna EV selama momen Nataru 2024-2025 terpenuhi, secara total, pihaknya mengaktifkan 500 unit SPKLU. Jumlah aktivasi SPKLU itu jauh lebih banyak daripada periode yang sama 2023, yang berjumlah 64 unit SPKLU.
Tidak hanya aktivasi ratusan SPKLU, kata Darmawan Prasodjo, pada Nataru 2025-2025 pun, di Jabar, pihaknya mengerahkan dan menyiagakan 474 orang personil pada setiap lokasi SPKLU.
Secara keseluruhan dan nasional, ungkap Darmawan Prasodjo, hingga saat ini, pihaknya memperbanyak aktivasi SPKLU menjadi 3.069 unit, yang sebarannya pada 2.096 lokasi. (win)
