KESATU.CO – BANDUNG, Hingga kini, pemerintah menilai Usaha Mikro-Kecil-Menengah (UMKM) merupakan elemen perekonomian yang krusial.
Pasalnya, UMKM adalah sektor yang sanggup survive ketika terjadi krisis, seperti pada dekade 1990 an, termasuk saat terjadinya wabah Covid-19 beberapa tahun silam.
Sayangnya, masih banyak kendala yang dialami UMKM. Antara lain, akses pembiayaan. Karena itu, agar UMKM tetap bergeliat, pemerintah beserta lembaga-lembaganya melakukan berbagai upaya melalui beragam program agar akses keuangan UMKM lebih terbuka.
Adanya program-program keuangan bagi UMKM membuat banyak industri, khususnya jasa keuangan, juga menggulirkan hal yang sama. Yakni pembiayaan atau kredit UMKM.
Lalu, seperti apa perkembangan program pembiayaan atau kredit UMKM?
Dalam keterangannya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Edina Rae, mengemukakan, meski mengalami perlambatan, penyaluran kredit UMKM pada Agustus 2024 masih bergeliat 4,42 persen secara tahunan.
“Perbandingannya dengan periode sama 2023, perkembangan kredit UMKM pada Agustus 2024 lebih lambat. Pada Agustus 2203, kredit UMKM bergerak positif 8,9 persen secara tahunan,” papar Dian Ediana Rae.
Baca Juga: 50 Tahun Tropicana Slim Menginspirasi Indonesia Cegah & Lawan Penyakit Tidak Menular
Tidak hanya penyalurannya yang mengalami perlambatan, lanjut Dian Ediana Rae, perkembangan rasio Non- Performing Loan (NPL) pun bergerak negatif.
Secara bulanan, jelas mantan Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Jabar ini, NPL kredit UMKM Alda Agustus 2024 bertambah 1 basis point yakni menjadi 4,05 persen.
Perkembangan tersebut, ungkap Dian Ediana Rae, sejatinya, terprediksi seiring dengan usainya program relaksasi kredit berkenaan dengan wabah Covid-19.
Masih soal kredit UMKM, rilis BI tentang Analisis Uang Beredar BI menunjukkan, pembiayaan atau kredit UMKM pada bulan kedua semester II 2024 bernilai Rp1.379,4 triliun. Perbandingannya dengan Agustus 2023, nominal itu menggeliat 4,3 persen.
Persentase pergerakan kredit UMKM periode Agustus 2024 tersebut lebih kecil daripada Juli 2023, yang bergerak positif 5,1 persen secara tahunan. (*)
