KESATUCO – Berbisnis bubur ayam menjadi suatu hal yang menggiurkan. Apalagi di momen pasca lebaran seperti saat ini.
Hal itu pun nampak fanstastis Ketika mendengar penuturan Uden yang merupakan penjual bubur ayam di Jalan Pemuda, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.
Dalam sekali jualan, dirinya mampu menjual 400 mangkok bubur ayam. Di mana, dalam sehari dia berjualan dua kali. Hal itu di pagi dan sore hari.
Baca Juga: Geyser Cisolok Masih Menjadi Primadona Wisatawan, Ini Buktinya
“Sekali juaalan 400 mangkok (bubur ayam), tinggal dikali dua kalua sama sore,” ujarnya, Jumat, 4 April 2025.
Jumlah tersebut hanya didapatkan di satu lapaknya. Sedangkan dia, memiliki dua lapak yang dikelola Bersama istrinya.
Sehingga dia Bersama istrinya bisa menjual ribuan mangkok bubur ayam dalam sehari.
Baca Juga: Puluhan Hoaks Tersebar di Sukabumi Selama Januari-Februari, Terkait Hal Ini Paling Banyak
“Dalam sehari saya buka lapak pagi dan sore dengan total 40 liter beras yang bisa menghasilkan 800 mangkok bubur untuk satu lapak, kalau dua lapak berati di kali dua,”ucapnya.
Namun di balik semua itu, dirinya memiliki perjuangan panjang hingga bisa menikmati keberhasilan seperti saat ini.
Hal itu dimulai dari menjadi karyawan sampai memberanikan diri merintis usaha bubur ayamnya Bersama istrinya.
Baca Juga: Warga Jampangtengah Nekad Nyebrang Pakai Rakit, Ini Penyebabnya
“Saya sudah berjualan bubur ayam sejak 1992. Perjalan panjang, mulai dari jadi karyawn dan ikut bekerja dengan saudara sampai akhirnya bisa punya dua lapak ini. Perjalanan panjang yang membuat kami bertahan ialah konsisten menjaga kualitas serta citarasa bubur yang baik,” pungkasnya.
