KESATU.CO – BANDUNG, Perkembangan Electric Vehicle (EV) alias kendaraan listrik memberi nuansa baru pada pasar otomotif nasional.
Terbukti, hadirnya beragam varian berbasis elektrik, baik full EV, Plug-In Hybrid Electric Vehicle(PHEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), atau Battery Electric Vehicle (BEV) membuat kompetisi para produsen dan Agen Pemegang Merek (APM) semakin menarik.
Terlebih, dalam beberapa tahun terakhir, brand-brand China meramaikan pasar otomotif nasional, satu di antaranya adalah produk Build Your Dream (BYD) Automobile Company Ltd.
Melalui APM-nya, yakni PT BYD Motor Indonesia, BYD Automobile Company hadir untuk berkompetisi dengan para produsen dan APM yang terlebih dahulu tampil sebagai pemain otomotif di tanah air, satu di antaranya, PT Hyundai Motor Indonesia Distribution (HMID(, selalu APM Hyundai Motor Company.
Di Indonesia, PT HMID adalah APM pertama yang memperkenalkan model full EV. Sedangkan PT BYD Motor Indonesia melakukan hal yang sama beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Cara KAI Commuter Sempurnakan Kinerja dan Pelayanan: Kolaborasi dengan Jepang, Seperti Ini Polanya
Yang menarik, persaingan pasar antara Hyundai dan BYD menjadi ketat. Seperti apa ketatnya?
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, secara kumulatif selama Januari-September 2024, PT HMID masih mengungguli pencapaian PT BYD Motor Indonesia.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan wholesale PT HMID selama sembilan bulan terakhir 2024 sebanyak 17.164 unit. Sedangkan secara retail sales, pada periode sama tahun ini, PT HMID menjual sebanyak 17.441 unit.
Mengacu pada pencapaian itu, pangsa pasar otomotif nasional yang diraih PT HMID berada pada level 2,7 persen.
Sedangkan volume penjualan wholesale serta retail sales yang dibukukan PT BYD Motor Indonesia selama 2024 berjumlah 8.536 unit dan 6.224 unit.
Akan tetapi, pencapaian yang diraih PT BYD Motor Indonesia itu perhitungannya bukan sejak Januari 2024, melainkan Juni 2024 Artinya, kinerja penjualan wholesale dan retail sales PT BYD Motor Indonesia itu selama tiga bulan atau periode Juni-September 2024
Secara kumulatif hingga September 2024, PT HMID masih mengungguli PT BYD Motor Indonesia. Walau demikian, khusus September 2024, kinerja penjualan PT BYD Motor Indonesia lebih perkasa daripada PT HMID.
Pada September 2024, PT HMID membukukan wholesale sebanyak 1.596 unit. Bahkan Volume penjualan retail sales PT HMID pada September 2024 berjumlah lebih sedikit daripada wholesale, yakni 1.491 unit.
Berbeda dengan PT BYD Motor Indonesia. Pada September 2024, kinerja penjualan APM BYD Automobile Company itu lebih hebat daripada PT HMID.
Secara wholesale, sebanyak 2.075 unit brand BYD terkirim pada seluruh jaringan dealernya.
Begitu juga dengan catatan kinerja penjualan retail sales. Selama September 2024, PT BYD Motor Indonesia menjual sebanyak 1.788 unit produknya pada pasar otomotif nasional.
Jadi siapa lebih unggul? (“)
