KESATUCO – Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan harus menjadi kekuatan hidup yang mendorong transformasi sosial dan pembangunan berkelanjutan.
“Budaya harus terus dijaga dan dikembangkan, bukan sekadar dilestarikan. Budaya harus jadi bagian dari solusi persoalan masyarakat,” ujar Ranty saat menghadiri Chandi Summit 2025 di Bali, Rabu 3 September 2025.
Ranty mengatakan, budaya tidak hanya berperan dalam pelestarian nilai-nilai tradisional, tetapi juga sebagai kekuatan dalam memperkuat diplomasi, membangun identitas nasional, serta membuka peluang ekonomi kreatif.
Baca Juga: Si Genko Hadirkan Musrenbang Digital, Usulan Warga Kini Bisa Disampaikan Kapan Saja
“Kehadiran Kota Sukabumi di forum ini adalah langkah strategis untuk memperkenalkan potensi budaya lokal sekaligus membangun jejaring kerja sama internasional,” ujar Ranty.
Melalui forum ini, lanjut Ranty, diharapkan budaya Kota Sukabumi bisa terus hidup dan berkembang, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadi kekuatan yang memperkuat narasi kebangsaan dan pembangunan ekonomi berbasis budaya.
“Apalagi dalam Forum ini menegaskan pentingnya budaya sebagai fondasi masa depan yang damai, stabil, dan saling terhubung antarbangsa,” pungkasnya.
