Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    29 Juni 2026

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    kesatu.co
    • Home
    • News
    • Edukasiana
    • Ekbis
    • Humaniora
    • Lifestyle
    • Ragam
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Otomotif
    kesatu.co
    Beranda ยป Ketua Nazhir MAB, Roedy Wiranatakusumah Bertemu Jusuf Kalla, Pesannya Dorong Masjid Jadi Kekuatan Ekonomi Umat dan Pusat Pendidikan Bangsa
    Edukasiana

    Ketua Nazhir MAB, Roedy Wiranatakusumah Bertemu Jusuf Kalla, Pesannya Dorong Masjid Jadi Kekuatan Ekonomi Umat dan Pusat Pendidikan Bangsa

    By Redaksi2 Juni 20263 Mins Read

     

    KESATU.CO — Upaya memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat terus mendapat perhatian berbagai kalangan. Hal itu mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung pada 2 Juni 2026 dengan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, H. Muhammad Jusuf Kalla, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI).

    Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan hubungan batiniah antar-elemen umat Islam dalam rangka membangun peran strategis masjid di tengah dinamika perkembangan masyarakat modern.

    Dalam kesempatan itu, dibahas berbagai gagasan mengenai pentingnya mengoptimalkan fungsi masjid sebagai episentrum kegiatan umat. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid juga didorong menjadi pusat pengembangan ekonomi, pendidikan, dan pembinaan sumber daya manusia.

    Jusuf Kalla menilai masjid memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kemajuan masyarakat. Dengan jumlah masjid yang tersebar di berbagai daerah Indonesia, keberadaannya dapat dimanfaatkan sebagai ruang pemberdayaan yang mampu menjawab berbagai tantangan sosial dan ekonomi, Selasa (02/06/2026).

    “Penguatan fungsi masjid dinilai semakin relevan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap akses pendidikan yang berkualitas, peningkatan literasi, serta penguatan ekonomi berbasis komunitas. Melalui program-program yang terstruktur, masjid dapat menjadi wadah lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan yang baik, tetapi juga kapasitas intelektual dan keterampilan yang memadai,”ujar Jusuf Kalla.

    “Selain itu, masjid juga dipandang memiliki peran penting dalam membangun kemandirian ekonomi umat. Berbagai aktivitas ekonomi produktif, pelatihan kewirausahaan, hingga pengembangan usaha mikro berbasis komunitas dapat tumbuh dari lingkungan masjid,” terangnya.

    Jusuf Kalla pun merasa bangga dan takjub mendapati bahwa Masjid Agung Bandung adalah masjid heritage yang menjadi saksi sejarah besar. Ia berharap bisa hadir dan mendapat undangan untuk beribadah di Masjid historikal tersebut sambil menunjukkan kekagumannya kepada Ketua Nazhir MAB.

    Baca Juga: E-Sport Kian Dilirik, Orang Tua Diajak Pahami Mimpi Generasi Z

    Pertemuan tersebut sekaligus menjadi simbol komitmen bersama untuk mempererat sinergi antarlembaga dan tokoh masyarakat dalam memajukan peran masjid di Indonesia. Semangat kolaborasi diyakini menjadi kunci agar masjid mampu menjawab kebutuhan umat yang semakin kompleks di era modern.

    Roedy Wiranatakusumah, SH.,MH.,MBA selaku Ketua Nazhir Masjid Agung Bandung yang berkesempatan berdialog dengan Ketua DMI tersebut menjelaskan bahwa di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, masjid diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ritual, tetapi juga hadir sebagai ruang solusi yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan umat. Dengan dukungan tokoh-tokoh nasional dan berbagai elemen masyarakat, peran masjid sebagai pusat pendidikan intelektual dan penguatan ekonomi diyakini akan semakin besar dalam mendukung pembangunan bangsa.

    “Melalui penguatan fungsi tersebut, masjid diharapkan mampu menjadi pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang religius, mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” pungkas Roedy. 

    DMI jusuf kala kekuatan ekonomi masjid Roedy Wiranatakusumah
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Related Posts

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    29 Juni 2026

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026
    TERPOPULER
    News

    Kisah Haru Alfi: Mahasiswi Purwakarta Nyaris Gagal Sidang Akhir, Dibantu Om Zein Usai Datangi Rumahnya

    By Redaksi29 Juni 2026

    Kisah haru Alfi, mahasiswi Purwakarta yang nyaris gagal sidang akhir karena biaya. Berkat datangi rumah Bupati Om Zein (Saepul Bahri Binzein

    Bertemu di Gempungan Nagrak, Bupati Purwakarta Om Zein Beri Bantuan Cepat untuk Anak Sakit

    26 Juni 2026

    Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Mengurangi Ketimpangan Sosial di Kota Bandung

    26 Juni 2026

    Purwakarta Lautan Cahaya: Om Zein bersama Ribuan Warga dalam Pawai Obor Tahun Baru Islam 1448 H

    15 Juni 2026

    KDM Ajak Masyarakat Desa Jaga Lingkungan dan Sumber Daya Alam

    26 Juni 2026
    • Beranda
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Kontak
    © 2026 kesatu.co

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.