KESATU.CO – BANDUNG, Performa dan kinerja ciamik ditunjukkan korporasi berlabel Badan Usaha Milik Negara ((BUMN) sektor ketenagalistrikan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero).
Buktinya, selama tahun buku 2023, korporasi Merah Putih yang dinakhodai Darmawan Prasodjo ini meraup pendapatan dan laba bernilai sultan. Angkanya triliunan rupiah.
Dalam keterangannya, Darmawan Prasodjo, yang berperan sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) menginformasikan, selama triwulan I-IV 2023, pihaknya meraup laba bersih Rp22,07 triliun pada tahun 2023.
Nominal itu bertumbuh 150 persen lebih banyak daripada pencapaian tahun sebelumnya.
“Bahkan, pencapaian itu menjadi hattrick sekaligus rekor laba bersih sejak 2021,” tandas Darmawan Prasodjo.
Laba bersih PT PLN (Persero) 2023 itu merupakan nilai total income bernominal Rp487,38 triliun, lebih banyak Rp46,25 triliun daripada 2022.
Pada 2023, kata Darmawan Prasodjo, pihaknya pun pro-aktif mendukung program Net Zero Emission (NZE) melalui penerapan Corporate Financial Sustainable (CFS).
Hasil penerapan CFS luar biasa. Pihaknya, imbub Darmawan Prasodjo, berhasil menambah isi brankas keuangannya secara signifikan, yakni menjadi Rp55,92 triliun.
Bahkan, berkat CFS, lanjutnya, pihaknya berhasil mengurangi beban utang. Total pengurangan beban utang Rp12,77 triliun.
“Terdiri atas beban utang long term bernilai Rp4,24 triliun dan utang short term sebesar Rp8,53 triliun,” ujarnya.
Darmawan Prasodjo menambahkan, perolehan income dan laba bersih masif itu pun berkat pengembangan bisnis non- ketenagalistrikan alias beyond Kilo Watt-hour (KWh), yang pada 2023, mengoleksi penghasilan Rp10,27 triliun.
Beyond KWh, tuturnya, mencakup beberapa hal. Yaitu, ucapnya, penyediaan energi primer pembangkit swasta, jasa jaringan telekomunikasi, jasa pemeliharaan infrastruktur kelistrikan, penyewaan peralatan dan infrastruktur kelistrikan, termasuk pelayanan pengkajian proyek kelistrikan bagi badan usaha lain.
Baca Juga: Gairahkan Pasar, Toyota Siapkan Produk Terbarunya: Toyota Hilux Rangga. Segmen Ini Sasarannya
Sumber cuan lain korporasi Merah Putih ini yaitu penjualan tenaga listrik. Pada 2023, sebut Darmawan Prasodjo, pihaknya membukukan penjualan tenaga listrik sebanyak 288,44 Terra-Watt hour (TWh) atau bertumbuh 5,36 persen secara tahunan.
“Keberhasilan ini berkat penerapan dan pengembangan berbagai inovasi melalui pola intensifikasi. Misalnya, promo tambah daya, akuisisi captive power, kampanye electrifying lifestyle, dan program ekstensifikasi yang cakupannya electrifying agriculture & marine, dedieselisasi, dan pembangunan infrastruktur Electric Vehicle (EV),” papar dia.
Selain inovasi, ungkap Darmawan Prasodjo, pihaknya pun bertransformasi secara menyeluruh selama tiga tahun terakhir. Yakni, beber Darmawan Prasodjo, transformasi bisnis, organisasi, Sumber Daya Manusia (SDM), pelayanan pelanggan, teknologi digital, dan lainnya.
Pada sisi lain, Darmawan Prasodjo menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi pemerintah, utamanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Keuangan, termasuk seluruh stakeholder yang turut mendukung upaya transformasi dan inovasi. (*)
