KESATU.CO, PURWAKARTA – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, baru-baru ini dibuat geram oleh ulah salah satu kepala desa (Kades).
Niat hati ingin melaporkan kondisi wilayahnya melalui sebuah video, laporan sang Kades justru memicu reaksi keras dari orang nomor satu di Purwakarta tersebut.
Alih-alih mendapat pujian, video laporan tersebut malah membuat Om Zein kaget sekaligus jengkel. Pasalnya, dalam rekaman video yang dikirimkan, terlihat jelas bahu jalan di kawasan tersebut dipenuhi rumput liar yang tumbuh meninggi dan sama sekali tidak terawat.
Proyek Pelebaran Jalan Ciawi-Wanayasa Resmi Ditunda
Imbas dari kelalaian dalam merawat fasilitas publik ini, Om Zein mengambil tindakan tegas. Ia secara langsung mengumumkan untuk menghentikan sementara (stop) rencana proyek pelebaran jalan yang mengarah ke Desa Ciawi, Kecamatan Wanayasa.
Langkah ini diambil sebagai bentuk teguran keras. Om Zein menyayangkan sikap pihak desa yang dinilai abai. Padahal, jalur tersebut baru saja mendapatkan perbaikan infrastruktur dari pemerintah daerah, namun bagian kanan dan kiri bahu jalan justru dibiarkan rimbun dan jembrung (lebat) oleh Rumput.
Kekesalan tersebut diungkapkan langsung oleh Bupati Purwakarta melalui sebuah unggahan video singkat di akun TikTok pribadinya, @omzein_bupatiaing. Dalam video tersebut, ia menyentil komitmen para kepala desa dalam menjaga aset yang sudah dibangun.
“Ini pakai uang rakyat, hasil dari menyisihkan dari sana-sini untuk pembangunan infrastruktur perbaikan jalan. Hasil dari susah payah,” ujar Om Zein dengan nada tegas dan raut wajah kecewa.
Sentilan Keras Om Zein: Infrastruktur Dibangun dengan Uang Rakyat
Bupati Purwakarta menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya jalan raya, memakan biaya yang tidak sedikit.
Anggaran yang digunakan murni berasal dari uang rakyat yang dikumpulkan dengan susah payah melalui berbagai penyesuaian anggaran.
Oleh karena itu, ia menuntut adanya sinergi dan komitmen nyata dari aparatur desa untuk ikut menjaga dan merawatnya.
Menurut Om Zein, urusan kebersihan lingkungan dan perawatan bahu jalan seharusnya bisa diselesaikan melalui gotong royong masyarakat desa yang dipimpin oleh Kades, tanpa harus menunggu tindakan dari pemerintah kabupaten.
Penundaan proyek pelebaran jalan ke arah Desa Ciawi Wanayasa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh kepala desa di Kabupaten Purwakarta. Om Zein berharap insiden ini membuka mata para pemangku kebijakan di tingkat desa agar tidak hanya menuntut pembangunan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk merawat fasilitas yang telah diberikan.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan di akun TikTok @omzein_bupatiaing tersebut telah mendapat beragam respons dari warganet. Banyak masyarakat yang mendukung ketegasan Bupati Purwakarta demi efisiensi dan efektivitas penggunaan uang rakyat.
Proyek pelebaran jalan dipastikan baru akan dilanjutkan setelah ada komitmen dan bukti nyata dari pihak desa untuk membersihkan serta merawat bahu jalan tersebut.***
