KESATU.CO – BANDUNG, Sebagai negara yang punya kekayaan sumber daya alam berlimpah, Indonesia memiliki potensi luar biasa dalam bidang agro. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kenmentan) optimistis bahwa negara ini bisa berstatus swasembada pangan dalam beberapa tahun mendatang.
Kepada media, pada sela-sela Festival Pangan Nusantara Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Stadion Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno alias GBK, Andi Amran, Menteri Pertanian (Mentan) yakin bahwa status swasembada pangan disandang Indonesia pada 3 tahun mendatang atau 2027.
“Insyaa Allah, kami optimistis, dalam tiga tahun, Indonesia swasembada (pangan),” tandas Andi Amran.
Andi Amran mengatakan, ada hal yang menjadi dasar keyakinannya bahwa Indonesia swasembada pangan pada tiga tahun mendatang. Yakni, ujarnya, gencarnya Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan pola pompanisasi.
Pihaknya pun, lanjut dia, melakukan upaya-upaya lainnya untuk menggeliatkan produktivitas. Antara lain, sebut dia, menambah alokasi pupuk subsidi menjadi sebanyak 9,5 juta ton. Alolasi saat ini sebanyak 4,5 juta ton..
Pembagian benih gratis pun, sahut Andi Amran, pihaknya gulirkan demi terciptanya pertambahan kapasitas produksi.
Baca Juga: Tanggapan Santuy TAM Soal Target Penjualan Kendaraan Elektrik, Ini Kata Sang Bos
Soal pompanisasi, Andi Amran mengungkapkan, saat ini, sebanyak 20.559 unit pompa termanfaatkan setiap harinya. Dampaknya sangat positif, yaitu terairinya 582.528 hektare areal persawahan.
Melalui berbagai upaya itu, Andi Amran menyatakan, mengacu pada Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) memprognosakan bahwa dalam beberapa bulan mendatang, Indonesia surplus produksi beras sebanyak 700 ribu ton.
Apabila prognosa BPS dan Bapanas terealisasi, Andi Amran menegaskan, kondisi itu bisa mengurangi kekurangan pangan, yang saat ini, pemenuhannya melalui skema importasi. (*)
