KESATU.CO, PURWAKARTA – Memperingati hari bersejarah bagi masyarakat Purwakarta, Pemerintah Kabupaten Purwakarta menggelar kegiatan spiritual “Mitembeyan Hari Jadi Purwakarta Bersholawat”.
Acara yang berlangsung khidmat ini digelar di kompleks Makam Karomah Baing Yusuf pada Minggu (14/6/2026).
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, hadir langsung di tengah-tengah tokoh agama dan masyarakat.
Kehadiran Om Zein menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga nilai-nilai religi dan kearifan lokal dalam setiap derap pembangunan.
Momentum Refleksi Sejarah dan Spiritual
Kegiatan Mitembeyan ini merupakan bagian dari rangkaian resmi peringatan Hari Jadi ke-195 Kota Purwakarta sekaligus Hari Jadi ke-58 Kabupaten Purwakarta Tahun 2026.
Berbeda dengan perayaan seremonial biasa, Mitembeyan dipilih sebagai pembuka rangkaian acara karena sarat akan makna filosofis.
Bagi masyarakat setempat, Mitembeyan menjadi momentum spiritual sekaligus refleksi sejarah yang mendalam.
Agenda ini menjadi ruang untuk mengenang kembali jasa-jasa para leluhur, ulama besar, serta tokoh-tokoh daerah yang telah berjuang meletakkan fondasi kokoh bagi pembangunan Kabupaten Purwakarta.
“Melalui momentum Hari Jadi Purwakarta 2026 ini, kita tidak hanya merayakan usia baru, tetapi juga menghidupkan kembali semangat perjuangan para leluhur untuk membawa Purwakarta menjadi daerah yang istimewa dan berkah,” ujar perwakilan panitia di sela-sela acara.
Dihadiri Tokoh Agama dan Pengurus Makam Karomah
Suasana religius begitu terasa saat gema sholawat dan doa bersama dilantunkan. Acara tawasul dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Baing Yusuf, KH Deden Anwar Fauji.
Setelah pembacaan tawasul, acara dilanjutkan dengan sesi doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta, KH Jondin.
Doa dipanjatkan demi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan seluruh warga Purwakarta di masa depan.
Tak hanya dihadiri oleh jajaran forkopimda dan Bupati Om Zein, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus Makam Karomah Baing Yusuf. Tampak hadir di lokasi di antaranya R Iing Solihin, Mustopa Kamal, serta Didi Nurdinsyam yang ikut memastikan prosesi ziarah dan doa bersama berjalan dengan khusyuk dan tertib.
Menjaga Warisan Baing Yusuf
Pemilihan Makam Karomah Baing Yusuf sebagai lokasi Mitembeyan dinilai sangat tepat. Baing Yusuf dikenal sebagai salah satu ulama besar sekaligus tokoh penyebar Islam purwakarta yang memiliki pengaruh kuat dalam sejarah peradaban masyarakat Sunda, khususnya di Purwakarta.
Dengan dimulainya rangkaian Hari Jadi Purwakarta 2026 melalui kegiatan bersholawat ini, Pemkot Purwakarta berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi.
Kepemimpinan Bupati Om Zein diharapkan mampu membawa Purwakarta terus maju tanpa kehilangan identitas budaya dan nilai-nilai religiusnya.
Rangkaian acara memperingati hari jadi ini dipastikan akan terus berlanjut dengan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan hiburan rakyat selama beberapa pekan ke depan.***
