KESATU.CO, PURWAKARTA – Bidan memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam upaya menjaga keselamatan ibu dan anak.
Demikian disampaikan Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, saat membuka acara Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Purwakarta yang digelar di Prime Plaza Hotel, Purwakarta, Minggu (11/5/2025).
Om Zein mengingatkan pentingnya batas kemampuan dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam proses persalinan. Bila dirasa tidak mampu menangani suatu kasus, maka bidan harus segera merujuk pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
Baca Juga: Terbongkar! Ini Cara Mudah Kembangkan UMKM dengan Fitur ‘Ajaib’ dari BRI
“Bidan adalah ujung tombak dalam meningkatkan kualitas SDM. Perjuangan mereka dalam menyelamatkan ibu dan anak sangatlah krusial, sehingga profesionalisme harus selalu dijaga,” kata Om Zein.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 200 bidan dari seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta. Muscab ini juga menjadi momentum penting karena terdapat enam calon yang akan bersaing untuk memperebutkan posisi Ketua IBI Kabupaten Purwakarta periode selanjutnya.
Baca Juga: Posyandu Jabar Siap Bertransformasi Layani 6 Bidang SPM
“Dalam pelayanan, bidan harus memahami batas kemampuannya. Jika memang tidak sanggup menangani kelahiran, segera rujuk ke rumah sakit. Jangan mempertahankan bila kondisi sudah di luar kendali. Ini demi keselamatan ibu dan bayi,” katanya.
Baca Juga: Mendagri Nilai Pengelolaan APBD Jabar Transparan, Akuntabel, Berintegritas
Om Zein juga berharap agar Muscab ke-VII ini dapat menghasilkan pemimpin IBI yang amanah dan mampu membawa organisasi menjadi lebih solid.
“Terus berkontribusi dalam meningkatkan layanan kesehatan di Kabupaten Purwakarta,” pungkasnya. ****
