KESATU.CO – BANDUNG, Sepertinya, ada moda transportasi massal yang menjadi favorit terbaru bagi publik di negara ini, yaitu Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh.
Volume penumpang Whoosh yang terus bertambah bisa menjadi indikatornya. Secara total, selama enam bulan perdana tahun ini atau Januari-Juni 2024, volume penumpang Whoosh melebihi 2,6 juta orang.
Dalam keterangannya, Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), mengungkapkan, secara kumulatif, pada semester awal 2024, pihaknya melayani 2.658.492 orang penumpang.
“Apabila sejak awal aktivasinya yaitu 17 Oktober 2023, kami mencatat, total volume penumpang Whoosh sekitar 3,8 juta orang,” kata mantan Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta itu.
Baca Juga: Sah, Belasan Korporasi BUMN Terima Dana PMN, KAI Kantungi Rp2 Triliun, Ini Penjelasan Erick Thohir
Khusus semester 1 2024, jelas Eva Chairunisa, setiap bulannya, pihaknya melayani 443 ribu orang penumpang. Volume penumpang terbanyak terjadi pada periode Juni 2024.
Selama Juni 2024, lanjut wanita berjilbab ini, volume penumpang Whoosh sebanyak 535 ribu orang atau sekitar 17.800 orang per hari.
“Jumlah itu melebihi rata-rata jumlah penumpang bulan-bulan sebelumnya selama semester perdana 2024, yakni sekitar 14.600 orang per hari,” sahut Eva Chairunisa.
Bergairahnya volume penumpang Whoosh, beber Eva Chairunisa, karena adanya beberapa faktor pendukung. Antara lain, kepercayaan masyarakat semakin besar.
Lalu, tambah Eva Chairunisa, adanya beberapa momen long weekend selama 2024, seperti Idul Adha, Kenaikan Yesus Kristus, dan lainnya, termasuk liburan sekolah.
Faktor lainnya, imbuhnya, yakni pengaktifan pola pelayanan Batal dan Ubah Jadwal secara online, adanya contact center sevices, dan frequent Whoosher Card. (*)
