KESATU.CO – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meresmikan Asrama Affandi yang terletak di lingkungan Pondok Pesantren Al Jauhari, Karangtengah, Kabupaten Garut, pada Senin (24/11/2025).
Peresmian ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dalam mendukung pendidikan berbasis keagamaan di Kabupaten Garut.
Pembangunan fasilitas baru ini bertujuan untuk mengakomodasi lonjakan jumlah santri yang menimba ilmu di pesantren asuhan KH Jujun Junaedi.
Baca Juga: Terbatas! PCNU Purwakarta Buka PD-PKPNU Ke-10, Gratis 10 Pendaftar
Tingginya minat masyarakat untuk memasukkan anaknya ke Ponpes Al Jauhari Garut membuat kebutuhan akan ruang asrama yang layak menjadi prioritas mendesak yang kini telah terpenuhi.
Dalam sambutannya, KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa infrastruktur yang memadai adalah kunci untuk mencetak generasi penerus yang unggul.
Kehadiran Asrama Affandi diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi para santri.
Baca Juga: Siaga Bencana! Dedi Mulyadi Sebar Pasukan BPBD ke 5 Wilayah Ini
“Semoga melahirkan santri-santri yang saleh dan salehah,” ujar Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di hadapan para tamu undangan.
Momentum peresmian ini terasa istimewa karena digelar bersamaan dengan perayaan Milad ke-21 Pondok Pesantren Al Jauhari.
Sejak berdiri pada tahun 2004, lembaga pendidikan ini dikenal konsisten sebagai pesantren salafiyah yang fokus melahirkan santri salafiyah yang menguasai kitab-kitab klasik secara mendalam.
Baca Juga: KDM Terima Manifesto dari Masyarakat Sunda untuk Perbaikan Jawa Barat
Ribuan masyarakat tampak memadati area pesantren sejak pagi hari. Antusiasme warga tidak hanya tertuju pada prosesi peresmian, tetapi juga untuk mengikuti tausiyah akbar dan menikmati berbagai sajian seni budaya yang menjadi bagian dari rangkaian acara milad tersebut.
“Mudah-mudahan yang hadir di sini mendapat keberkahan,” tambah KDM yang langsung diamini serentak oleh jamaah yang hadir.
Selain meresmikan gedung, kunjungan kerja ini dimanfaatkan KDM untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.
Berbagai masukan dari masyarakat Garut dicatat untuk kemudian dirumuskan menjadi bahan kebijakan Pemprov Jabar ke depan.
Turut hadir mendampingi gubernur dalam kegiatan tersebut yakni Bupati dan Wakil Bupati Garut.***
